Sunday, 14 May 2017

Miris!! Kafir Gunakan Simbol Islam untuk Menipu Umat Islam!

[Laskarsyahadat] ketika simbol Agama dijadikan alat penipuan!

Banyak hal yang dilakukan oleh orang Kafir untuk menjatuhkan dan menjauhkan umat Islam dari identitas Keislamannya. Orang kafir sebagaimana telah AllahTa’ala terangkan dalam Al-Quran bahwa orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela sebelum umat Islam mengikuti mereka.

Nah,  ini terjadi di Indonesia,  dengan terang-terangan orang kafir menggunakan simbol Muslim untuk mendapatkan simpati dan massa dari umat Islam.


Namanya nurul indra..
Asal jawa, domisili di batam. Dia salah satu netizen yang di undang jokowi ke istana pada rentang januari-maret 2016. Kalau gak salah ada 2 kloter netizen yang di undang jokowi saat ini. Dan dia ini entah masuk kloter pertama atau kedua.

Dia adalah DIE HARD ahok dan jokowi. Pernah interaksi beberapa kali di wall dia..sampai saya di blokirnya. Mas Tara Palasara paham nih, karena akun saya pernah disangka mas tara..karena sebelumnya dia blokir mas tara.

Nurul indra berada di padang..suprise bagi saya karena dia berada di padang. Rupanya kepergian dia di padang membawa misi sendiri. Tentu saja misi ini merupakan misi pesanan dr pendukung ahok agar seluruh daerah di indonesia melakukan aksi bakar lilin untuk mendukung ahok.

Orang padang ada yang dukung ahok gak..?
----- ADA....!

Tapi keberadaan mereka tidak besar, mendukung sekedar saja. Saya yakin wni keturunan di padang juga ada yang dukung ahok dan yakin ahok tidak bersalah. Namun, mereka tidak mau melakukan aksi bakar lilin di padang karena aksi tsb akan memicu keributan bagi warga padang, khususnya warga minang. Selama ini mereka hidup nyaman dan berdampingan bersama kami pribumi asli minang. Mereka tidak akan koar dan melakukan aksi demo dipadang seperti aksi di medan, pekanbaru, surabaya, bandung dan daerah lain yang adakan aksi bakar lilin. Mereka menjaga perasaan umat islam minang. Mereka paham arti TOLERANSI sebenarnya dan arti BHINEKA SEBENARNYA. Buat apa lagi mereka mencari kegaduhan baru dengan menggelar aksi di padang kalau aksi itu akan membuat marah umat muslim minang?

KARENA PERLU DIKETAHUI, PESERTA AKSI BELA ISLAM DI JAKARTA LALU...SEBAGIAN BESAR DARI PADANG.

Sesuai kata ketua MUI sumbar, ustad gusrizal..bahwa sejak kasus ahok terjadi TIDAK SATU PUN GEREJA YANG DI RUSAK OLEH UMAT MUSLIM. TIDAK SATUPUN WARGA MINORITAS MENDAPATKAN INTIMIDASI. Warga minang telah hidup rukun berdampingan dengan warga minoritas sejak lama. WNI keturunan saja bisa berbahasa minang dengan lancar menunjukkan mereka sangat berbaur dengan warga pribumi.
Kedatangan NURUL INDRA kepadang ingin melakukan aksi bakar lilin..HANYA DIA SENDIRI ditenani 7buah lilin.
1dioegangnya..dan 6 diletakkannya di bibir tembok banda selokan. Dia ingin membakar lilin di daerah yang terkenal dengan ADAT BASANDI SYARAK..SYARAK BSANDI KITABULLAH. Dia ingin melakukan aksi bakar lilin dimana warga padang yang paling besar jumlahnya dalam aksi bela islam kemarin. Dia ingin menunjukkan bahwa ia sangat berani dan menunjukkan bahwa PADANG PUN BERSIMPATI PADA AHOK. Dan nanti akan di beritakan ke media sosial..bahwa :
"PADANG TELAH IKUT LAKUKAN AKSI BAKAR LILIN DAN MENDUKUNG AHOK DIBEBASKAN"

Apa yang dilakukan nurul indra sangat menghina orang PADANG dan MINANG khususnya. Dia bukan orang MINANG, dia tidak mempunyai KTP SUMBAR dia adalah pendatang yang berkunjung pada hari itu dengan sengaja melakukan aksi untuk kepentingan dan ketenaran namanya belaka. Setelah lakukan aksi, dia akan pergi dr minang..namun ia telah dokumentasikan aksinya lewat foto yang beredar dan memberitahukan bahwa minang juga ikut aksi dari seorang bernama nurul indra.
Setelah melakukan aksi, dia membuat postingan keberhasilannya di padang dan di siarkan bahwa ia sangat berani sambil menuliskan keburukan orang sumbar. Disinilah kesalahan nurul indra. Dalam aksinya yang tanpa gangguan, mengapa ia perlu menuliskan kata-kata provokatif pada orang minang? Bukankah ia telah menunaikan TUGAS yang di timpakan pada dirinya?

NURUL INDRA..kalau anda merasa aman-aman saja melakukan bakar lilin bukan berarti masyarakat sumbar setuju aksi yg anda lakukan. Karena mereka tidak tau bahwa anda melakukan untuk aksi dukung ahok. Anda menyanyikan lagu nasional dengan PELAN sambil memegang lilin sendiri, dianggap orang yang lewat tindakan anda adalah tindakan orang GILA yang lagi putus cinta karena lupa hari ulang tahunnya. Di tempat anda itu adalah daerah mahasiswa padang. Banyak kampus disana dan tempat kos. Saya tau karena saya kost disana saat ku

Bagikan

Jangan lewatkan

Miris!! Kafir Gunakan Simbol Islam untuk Menipu Umat Islam!
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

loading...