Sunday, 14 May 2017

Tito Karnavian dan M. Iriawan, Mati-matian menangkapi Ulama, tapi membiarkan Pedang dan Padang Masuk Bandara!

[Laskarsyahadat] Tito Karnavian dan M. Iriawan, Mati-matian menangkapi Ulama,  tapi membiarkan Pedang dan Padang Masuk Bandara!

Pihak kepolisian sejak rezim Joko Widodo banyak sekali melanggar hukum. Keadilan yang di gemborkan oleh pihak kepolisian hanya menjadi umpatan rakyat atas kinerja polisi.

Hal tersebut bukan tidak beralasan,  Umat Islam yang akan melaksanakan Sholat berjamaah dituduh Makar,  ulama ditangkapi,  di fitnah bahkan dituduh sebagai anti NKRI.  Polisi menjadi semacam kaum 'penjajah'  era kolonial yang membiarkan Ulama dan Umat Islam dihina bahkan dicaci.

Para perusak negeri yang jelas melanggar Hukum dibiarkan,  aksi membawa pedang dan perang di bandara tidak ditindak oleh polisi,  warga keturunan yang menghina pejabat dan Ulama dibiarkan hidup bebas.  Polisi era Tito Karnavian hancur wibawanya dan tidak dipercaya oleh rakyat pribumi.

Apakah undang-undang ini tidak berlaku?


Bagikan

Jangan lewatkan

Tito Karnavian dan M. Iriawan, Mati-matian menangkapi Ulama, tapi membiarkan Pedang dan Padang Masuk Bandara!
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

loading...