Thursday, 24 August 2017

Membongkar Kebusukan Abu Janda Al Boliwoudi "Si Kompeni 2"

[laskarsyahadat] *Sengaja saya posting lagi agar Netizen yang awam tidak tersesat*
Allah Tidak Tidur !!!


Bismillahirrahmanirrahim.
Siapa yang tidak kenal Abu Janda al-Boliwudi, seorang ateis yang belakangan mengaku muslim Nahdliyin(NU)? Untuk seorang self-proclaimed ustad, pengikutnya terbilang membludak dan tidak sedikit di antara mereka yang KTP-nya Islam.
Saya pribadi bukan salah satu pengikutnya tapi saya cukup resah melihat beberapa teman yang saya sayangi karena Allah ternyata adalah pendukung setia ustad gadungan ini. Oleh sebab itu, saya pun penasaran dengan sosok Abu Janda ini.
Iseng-iseng, saya temukanlah akun pribadinya di Youtube:

https://www.youtube.com/channel/UC2FCCkbxO0RmZYYChFQ4dXw .

Saya baru membuka dua video di sana. Dua video yang saya rasa cukup membuktikan bahwa Abu Janda memang bukan seorang muslim dan lebih cenderung ke pengakuannya sendiri di Kaskus, yaitu seorang ateis free-thinker ex-muslim.
Video pertama adalah bantahan hoax tentang dirinya yang menyatakan bahwa Abu Janda adalah seorang Kristen. Saya sendiri pernah melihat hoax itu berseliweran di Internet tapi kemudian saya lebih percaya kesaksian Abu Janda sendiri di Kaskus bahwa dirinya adalah seorang murtad.


Dalam video bantahan hoax itu, Abu Janda berusaha keras setengah mati merapal dzikir yang ia sebut berasal dari tarekat Naqsyabandiyyah. Saya akui video itu sangat berhasil membuka aib dirinya sendiri yang tidak mengerti panjang pendek bacaan, bahkan tidak bisa membedakan mana waw (ﻭ ) mana hamzah ( ﺀ ), belepotan melafalkan shalawat nariyah yang ia daulat sendiri sebagai shalawat favoritnya, berulang kali menyebut SURAH Al-Fatihah sebagai DOA FATEHAH, menyebut ﺍﻟﻠﻬﻢ dengan lafal ﺍﻟﻠﺤﻢ , asal-asalan menerjemahkan dan mentransliterasi dzikir yang dirapal, dan masih banyak lagi silakan liat sendiri di sini:

https://www.youtube.com/watch?v=xcdiVG93Yks

Video kedua adalah dokumentasi umrohnya bulan April 2017 lalu yang screenshot salah satu adegannya saya lampirkan di sini. Tawwaf sambil video-selfie dengan dandanan njawani memang cukup membuktikan betapa keras orang ini berupaya untuk membuktikan bahwa dirinya benar-benar muslim. Sayangnya, bagi kebanyakan orang, tindakan ini justru menunjukkan betapa rendah respect yang ia tunjukkan terhadap ibadah umroh itu sendiri.

Jika berhenti sampai di situ saja, mungkin kita masih bisa berbaik sangka. Sayangnya, Abu Janda bertindak lebih jauh lagi dengan melambaikan isyarat ke arah KA’BAH menggunakan TANGAN CEBOKnya. Dalam screenshot ini terlihat jelas bahwa hanya Abu Janda seorang yang sanggup berbuat hal semacam itu di sana. Orang-orang sekelilingnya melambaikan isyarat dengan tangan kanan mereka.
Cek sendiri di sini:
https://www.youtube.com/watch?v=OVhQjDJhDyM

Sungguh Allah telah bukakan aib Abu Janda lewat video-video yang dia unggah sendiri (yang sayangnya tidak memiliki viewers sebanyak status-statusnya di Facebook). Jari-jemarinya mungkin memang mahir menipu sebagian umat sampai-sampai mereka yakin bahwa Abu Janda adalah seorang Nahdliyin. Akan tetapi, jasadnya adalah milik Allah. Allah buka kebohongan pengakuannya itu lewat perantaraan anggota badannya sendiri, video-videonya sendiri.

Subhanallahi man la yanamu wa la yashu.
Ternyata Allah biarkan mereka (Abu Janda dan Denny Siregar) hidup dan mencicit agar terbongkar aib mereka lewat lisan dan badan mereka sendiri.
Semakin cinta saya sama Allah, Rabb paling logis, sistematis, dan satu-satunya yang selalu ada.
Wallahu a’lamu bishshawab.
=========
NB: Silakan di-share. Insya Allah tidak akan kena UU ITE karena yang mengunggah video full-nya di Youtube adalah yang bersangkutan sendiri dengan menggunakan nama aslinya (Permadi Arya) sendiri sehingga kita tidak akan kena delik “pencemaran nama baik”. Yang dibahas di postingan ini pun semata-mata apa yang tampak di video-video tersebut. Kalaupun kena UU ITE, saya tidak akan bawa-bawa yang ikutan nge-share. Wallahul-musta’an.
Via Fb Jumaidil Awal At-Tafkiri

Bagikan

Jangan lewatkan

Membongkar Kebusukan Abu Janda Al Boliwoudi "Si Kompeni 2"
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

loading...