Showing posts with label Al-Quran. Show all posts
Showing posts with label Al-Quran. Show all posts

Saturday, 18 May 2019

Kisah Adzan Terakhir Bilal bin Rabah ( Adzan Yang Tak Pernah Terselesaikan

Kisah Adzan Terakhir Bilal bin Rabah ( Adzan Yang Tak Pernah Terselesaikan )

Bilal bin Rabah adalah seorang budak berkulit hitam dari Habsyah yang masuk Islam ketika masih diperbudak. Setelah majikannya mengetahui bahwa Bilal masuk Islam, maka Bilal disiksa terus menerus setiap harinya, guna mengembalikan keyakinannya agar tidak memeluk Islam. Bilal yang memiliki postur kurus dan tinggi dengan rambut yang tebal bukanlah berasal dari kalangan bangsawan. Pada saat itu, Abu Bakar yang membeli Bilal saat masih berstatus budak dan membebaskannya.

Saat Rasulullah SAW hijrah menuju Madinah, Bilal senantiasa menemani dan menjaga Rasullulah kemana pun juga. Bilal kemudian dipilih oleh Rasulullah SAW menjadi muadzin atau orang pertama yang mengumandangkan adzan. Dari Zaid bin Arqam, Rasulullah SAW bersabda, “Iya, orang itu adalah Bilal, pemuka para muadzin dan tidaklah mengikutinya kecuali para muadzin. Para muadzin adalah orang-orang yang panjang lehernya di hari kiamat.” Bilal dipilih menjadi muadzin pertama karena Bilal memiliki suara yang indah dan keras.


Tak hanya menjadi muadzin pertama, Bilal pun mempunyai kedudukan yang istimewa di sisi Rasulullah SAW. Bahkan suara langkah kaki Bilal pun terdengar hingga ke surga. Saat itu, Rasulullah SAW mendengar suara sandal Bilal saat Rasulullah SAW berada di surga pada malam Isra Mi’raj.

Dikisahkan bahwa selepas salat subuh berjamaah, Rasulullah SAW memanggil Bilal dan bertanya, “Katakanlah kepadaku, apa amalanmu yang paling besar pahalanya yang kamu kerjakan dalam Islam? Karena sesungguhnya aku mendengar hentakkan sandalmu di surga.” Kemudian Bilal pun menjawab, “Setiap aku berwudhu, kapanpun itu, baik siang maupun malam, aku selalu melakukan salat dengan wudhu tersebut.”

dari Abu Hurairah RA, beliau RA mengatakan, “Rasulullah SAW bersabda kepada Bilal setelah menunaikan salat subuh, ‘Wahai Bilal, beritahukanlah kepadaku tentang perbuatan-perbuatanmu yang paling engkau harapkan manfaatnya dalam Islam. Karena sesungguhnya tadi malam aku mendengar suara terompahmu di depanku di surga.’ Bilal RA menjawab, ‘Tidak ada satu perbuatan pun yang pernah aku lakukan, yang lebih kuharapkan manfaatnya dalam Islam dibandingkan dengan (harapanku terhadap) perbuatanku yang senantiasa melakukan salat (sunah) yang mampu aku lakukan setiap selesai bersuci (wudhu) dengan sempurna di waktu siang ataupun malam.” (HR. Muslim)

Pada bulan Dzul Qa’dah tahun 10 H, mulailah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mempersiapkan diri untuk menunaikan haji yang pertama sekaligus yang terakhir dalam kehidupan beliau. Yang kemudian dicatat sejarah dengan istilah haji wada’. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyeru kaum muslimin dari berebagai kabilah untuk menunaikan ibadah haji bersamanya. Diriwayatkan, jamaah haji pada tahun itu berjumlah lebih dari 100.000 orang bahkan lebih. Setelah menunaikan haji wada' ( perpisahan ) kondisi kesehatan Nabi mulai memburuk. Nabi Muhammad SAW wafat pada hari Senin tanggal 12 Rabiul Awal, tahun 11 H atau 8 Juni 632 M. Nabi Muhammad SAW meninggal dunia di usia 63 tahun, lebih 4 hari.

Saat jasad Rasulullah SAW menjelang dimakamkan, Bilal bin Rabah berdiri untuk mengumandangkan azan. Tiba di lafazh asyhadu anna Muhammad rasuulullah ('Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah'), suaranya terbata-bata. Sebuah riwayat menyebutkan, Bilal bin Rabah semenjak wafatnya Rasulullah SAW hanya dapat melakukan azan tiga hari. Sebab, setiap sampai pada lafazh “Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah”, ia selalu tersungkur dan menangis, Semenjak itulah Bilal menyatakan diri tidak akan mengumandangkan adzan lagi.

Ketika Khalifah Abu Bakar Ra. memintanya untuk jadi mu’adzin kembali, dengan hati pilu nan sendu bilal berkata: “Biarkan aku jadi muadzin Nabi saja. Nabi telah tiada, maka aku bukan muadzin siapa-siapa lagi.”
Abu Bakar terus mendesaknya, dan Bilal pun bertanya: “Dahulu, ketika engkau membebaskanku dari siksaan Umayyah bin Khalaf. Apakah engkau membebaskanmu karena dirimu apa karena Allah?.”
Abu Bakar hanya terdiam. “Jika engkau membebaskanku karena dirimu, maka aku bersedia jadi muadzinmu. Tetapi jika engkau dulu membebaskanku karena Allah, maka biarkan aku dengan keputusanku.” Dan Abu Bakar pun tak bisa lagi mendesak Bilal  untuk kembali mengumandangkan adzan.

Kesedihan sebab ditinggal wafat Nabi Muhammad SAW, terus mengendap di hati Bilal. Dan kesedihan itu yang mendorongnya meninggalkan Madinah, dia ikut pasukan Fath Islamy menuju Syam, dan kemudian tinggal di Homs, Syria. Lama Bilal tak mengunjungi Madinah, sampai pada suatu malam, Nabi Muhammad SAW. hadir dalam mimpi Bilal, dan menegurnya: “Ya Bilal, wa maa hadzal  jafa’? Hai Bilal, kenapa engkau tak mengunjungiku? Kenapa sampai begini?.” Bilal pun bangun terperanjat, segera dia mempersiapkan perjalanan ke Madinah, untuk ziarah pada Nabi Muhammad SAW. Sekian tahun sudah dia meninggalkan Madinnah.

Setiba di Madinah, Bilal bersedu sedan melepas rasa rindunya pada Nabi Muhammad SAW, pada sang kekasih. Saat itu, dua pemuda yang telah beranjak dewasa, mendekatinya. Keduanya adalah cucunya Nabi Muhammad SAW, Hasan dan Husein. Sembari mata sembab oleh tangis, Bilal yang kian beranjak tua memeluk kedua cucu Nabi Saw. Salah satu dari keduanya berkata kepada Bilal : “Paman, maukah engkau sekali saja mengumandangkan adzan buat kami? Kami ingin mengenang kakek kami.” Ketika itu, Umar bin Khattab yang telah jadi Khalifah juga sedang melihat pemandangan mengharukan itu, dan beliau juga memohon Bilal untuk mengumandangkan adzan, meski sekali saja.

Bilal pun memenuhi permintaan itu. Saat waktu shalat tiba, dia naik pada tempat dahulu biasa dia adzan pada masa Nabi Muhammad SAW masih hidup. Mulailah dia mengumandangkan adzan. Saat lafadz “Allahu Akbar” dikumandangkan olehnya, mendadak seluruh Madinah senyap, segala aktifitas terhenti, semua terkejut, suara yang telah bertahun-tahun hilang, suara yang mengingatkan pada sosok nan agung, suara yang begitu dirindukan, itu telah kembali. Ketika Bilal meneriakkan kata “Asyhadu an laa ilaha illallah”, seluruh isi kota madinah berlarian ke arah suara itu sembari berteriak, bahkan para gadis dalam pingitan mereka pun keluar.

Dan saat bilal mengumandangkan “Asyhadu anna Muhammadan Rasulullah”, Madinah pecah oleh tangisan dan ratapan yang sangat memilukan. Semua menangis, teringat masa-masa indah bersama Nabi. Umar bin Khattab yang paling keras tangisnya. Bahkan Bilal sendiri pun tak sanggup meneruskan adzannya. Lidahnya tercekat oleh air mata yang berderai. Hari itu, madinah mengenang masa saat masih ada Nabi Saw. Tak ada pribadi agung yang begitu dicintai seperti Nabi Saw. Dan adzan itu, adzan yang tak bisa dirampungkan itu, adalah adzan pertama sekaligus adzan terakhirnya Bilal Ra. semenjak Nabi Saw. wafat. Dia tak pernah bersedia lagi mengumandangkan adzan. Sebab kesedihan yang sangat segera mencabik-cabik hatinya mengenang seseorang yang karenanya dirinya derajatnya terangkat begitu tinggi.

Jika hati sobat terketuk ketika membaca kisah ini maka di hati sobat juga menyayangi Nabi muhammad SAW, semoga kita kelak dapat bertemu dengan Nabi di akhirat sebagai umat beliau.
Baca selengkapnya

Tuesday, 7 May 2019

KUDA HITAM AHY-DIAZ 2024


*KUDA HITAM AHY-DIAZ*
by Zeng Wei Jian

Syahdan, hari ini WA banjir pernyataan striker utama Partai Demokrat Andi Arief. Tone-nya berubah. Mungkin ada intruksi baru atau "The deal has been sealed".

Andi Arief menyebut adanya "Setan Gundul" dan ingin menyelamatkan Prabowo-Sandi.

Sebelumnya pertemuan 4 mata AHY dan Joko Widodo diumumkan. Komandan Kogasma itu pake mobil dengan Plat "B 2024 AHY". Bahasa simbol Freemasonry.

Artinya; apabila Partai Demokrat menerima posisi 1 kursi menteri Joko Widodo maka itu karena kepentingan Pilpres 2024 AHY-Presiden. Kader Demokrat harus paham dan fight. AHY menyatakan tunggu pengumuman KPU dan harus terima. Semua orang tau siapa yang akan dimenangkan KPU. Indirectly, AHY ingin berkata, "Bodo amat dengan semua temuan kecurangan TSMB".

Media-sosial sudah ricuh sejak kemarin. Saling hantam antar relawan Pro 02 dan Pengikut SBY.


Tiba-tiba ada yang pamer foto Keluarga Hendropriyono bezoek Ibu Ani Yudhoyono di Singapura.

Lalu muncul upaya menghidupkan sentimen Anti Arab. Nama "HP" dikutip. Hari ini, Striker Andi Arief mengungkit "Setan Gundul" dan direspon Ulama 212 Slamet Marief yang menyatakan, "Kami bukan Setan". Ada paralelisme antara HP dan Andi Arief.

Sasaran utama Provokasi Anti-Arab adalah Prabowo-Sandi, ulama-ulama, dan Komunitas Arab. Kolateral damage dan ekses dari provokasi ini adalah orang-orang Tionghoa. Sudah beredar naskah-naskah keblinger yang nyasar ke Tionghoa sebagai kamuflase meredam Provokasi Anti-Arab.

Narasinya partial seputar "Souw Beng Kong" dan "Pao An Tui". Sesekali mestinya tanya Alm. Abdurahman Baswedan, siapa yang mendorongnya mendirikan Partai Arab Indonesia?

Jawabannya adalah Liem Koen Hian, Pendiri Partai Tionghoa Indonesia (PTI) sekaligus bosnya Alm. Abdurahman Baswedan di Harian Sin Tit Po Surabaya.

Provokasi Anti Arab sama saja menyakiti Tionghoa. Motifnya adalah trigger chaoz di Jawa Tengah dan Timur sekaligus mengisolasi Prabowo-Sandi.

Stiker electronic AHY-Puan diedarkan. Gunanya supaya hati Megawati dan PDIP adem. Padahal, kombinasi AHY-Diaz Hendropriyono lebih feasible.

Gosipnya SBY dan HP berkongsi dagang di perusahaan Chairul Tanjung yang sering disebut-sebut Proxy Anthony Salim. Jadi keduanya akrab betul.

Kalo sudah begini, para politisi muda yang berupaya menjegal Sandiaga Uno dengan mengizinkan Joko Widodo dua periode mesti berpikir ulang.

*THE END*
Baca selengkapnya

Dulu dan sekarang Arab Saudi, Tanda akhir Zaman semakin dekat!

KEHIJAUAN DI TANAH ARAB,BUKTI KEBENARAN HADIST RASUL SAW [AKHIR ZAMAN SEMAKIN DEKAT]

Mukjizat Hadits :
Tanah Arab Tandus Menjadi Subur, Tanda Kiamat Dekat.

Nabi Muhammad SAW telah memberi kabar bahwa antara tanda kiamat adalah Jazirah Arab akan kembali subur dan di aliri sungai Padahal sebelumnya ia merupakan hamparan padang pasir gersang tidak ditumbuhi tanaman



Bisakah Tanah Arab Yang Gersang Sejak Para Nabi Dahulu, Akan Menjadi Subur dan di tumbuhi Pepohonan di Masa Mendatang (sekarang) ??

Jawabannya :
Bisa, Jika Allah Menghendaki. Allah pun Akan Merubahnya Suatu Saat dan tanah Arab tandus menjadi subur.

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim no. 157 dari Abu Hurairah secara marfu’ dengan lafazh:

لَا تَقُومُ السَّاعَةُ…حَتَّى تَعُودَ أَرْضُ الْعَرَبِ مُرُوجًا وَأَنْهَارًا

“Tidak akan terjadi hari kiamat, sehingga tanah Arab menjadi lahan yang subur dan dialiri sungai-sungai.”
(HR. Muslim)

Sebagian Ulama’ mengartikan kata murujan wa anharan dengan: Subur lagi makmur kembali dengan padang-padang rumput dan sungai-sungai.” Bahkan telah di buktikan secara ilmu geografi bahwa tanah Arab tandus menjadi subur.

Pepohonan di jalan jabal  magnet

Keterangan Sekarang kita telah mulai menyaksikan kebenaran sabda junjungan kita ini. Kita banyak melihat tanah Arab yang dahulunya tandus dan kering krontang tetapi sekarang telah mulai menghijau dan ditumbuhi rumput-rumputan dan pohon-pohon kayu.

Contohnya sekarang, Padang Arafah yang ada di Mekkah al-Mukarramah yang dahulunya hanya dikenali sebagai padang pasir tandus dan tidak ada pohon-pohonan. Sekarang ini Padang Arafah sebagian di kelilingi pohon-pohonan, sehingga kelihatan menghijau dan kita dapat berteduh di bawah naungannya. Bahkan Suatu saat tidak hanya di arofah, akan tetapi tempat lainnya. suatu saat juga akan ada sungai-sungai yang mengalir.

Khusus Badai Salju Yang Melanda Di Tanah Arab :

Badai salju yang melanda kawasan Timur Tengah , baik di Turki, Suriah, Yerussalem, Saudi Arabia, Palestina, Lebanon, Mesir, dan Seitarnya. ini terjadi sejak Tahun 2013 dan berlanjut ke Tahun Berikutnya.

Di Arab Saudi sendiri ‘salju’ terbanyak menimpa kawasan Tabuk, Negara Saudi Arabia. Padahal kita tahu sendiri, salju merupakan komponen utama untuk pembantukan Tanah menjadi basah dan ber air, sehingga tanah yang gersang jika tertimpa salju terus menerus akan menjadikan menjadi subur, terlebih lagi di Arab saudi saat ini sering turun hujan dan banjir, seperti di Riyadh, dan sekitarnya.

TANDA MAKIN DEKATNYA HARI KIYAMAT

Peringatan Dari Para Ulama :

Imam Masjidil Haram, Syeikh Su’ud Syuraim hafidzahullah, menyatakan bahwa turunnya salju di Jazirah Arab telah membuktikan bahwa Muhammad ﷺ benar-benar seorang Nabi dan Rasul yang menerima wahyu dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Beliau mengatakan bahwa :
“Salju adalah komponen utama dalam pembentukan Sungai dan Tumbuhan. Berjatuhannya salju di Jazirah Arab membuktikan kebenaran Rasulullah ﷺ. Dalam sebuah hadits, Rasulullah ﷺ bersabda,

لَا تَقُومُ السَّاعَةُ…حَتَّى تَعُودَ أَرْضُ الْعَرَبِ مُرُوجًا وَأَنْهَارًا

“Hari Kiamat baru akan datang setelah negeri Arab kembali menjadi padang yang hijau (dengan tumbuhan) dan sungai-sungai.”
(HR. Muslim)

Syeikh Syuraim hafidzahullah juga menyebutkan bahwa baru-baru ini salju telah turun di daerah Tabuk. Kata beliau : Kita jadi teringat dengan perkataan Rasulullah ﷺ kepada Mu’adz bin Jabal saat perang Tabuk,

“Kalau umurmu panjang (Wahai Mu’adz), maka engkau akan melihat tempat ini penuh dengan kebun-kebun.”

Keterangan dari Ahli Geografi dan Astronomi :
[Ini hanya Pendapat]

Profesor Korner ketika ditanya “apakah informasi yang dikabarkan Nabi Muhammad ﷺ 1400 yang lalu bahwa sekali lagi dataran Arab itu akan menjadi daerah yang subur dipenuhi kebun-kebun dan sungai-sungai benar-benar akan terjadi? ” ia (Prof Korner) menjawab dengan tegas ”ya!”… karena sebenarnya proses itu sekarang sedang terjadi.

Era Salju Baru (New Snow Age) sebenarnya telah dimulai, sekali lagi sekarang salju di kutub Utara sedang merangkak/bergeser perlahan-lahan ke arah selatan mendekati Semenanjung Arab, hal ini dapat dibuktikan dengan fakta dan Sains, dimana tanda-tanda itu nampak dengan jelas di dalam badai salju yang menghujani bagian utara Eropa dan Amerika setiap musim salju tiba.

Sekarang terbukti bahwa salju telah beberapa kali turun di dataran Arab sebagaimana diberitakan media-media.

Bahkan kini di gurun Sahara pun telah mulai menunjukkan fenomena yang mengagumkan dimana gurun pasir saat ini telah mulai hijau kembali dengan tumbuhnya Rerumputan.

Renungkanlah Wahai Saudaraku atas peristiwa seperti ini.

Semoga peristiwa ini menjadi peringatan untuk kita, bahwa kita benar-benar berada di AKHIR ZAMAN.

Wallahu a'lam bisshowab..

Ya Allah ampunilah Dosaku dosa ibu/bapaku keluargaku saudaraku dan setiap orang yang Like Share & Komentar "Aamiin" dan jangan engaku cabut nyawa kami saat tubuh kami tidak pantas di SyurgaMu. 
Aamiin yaa Robbal-aalamiin...

Shobat sekarang anda memiliki dua pilihan
1.Membiarkan sedikit pengetahuan ini hanya di baca disini
2.Membagikan pegetahuan ini kesemua teman Facebookmu insyallah bermnfaat dan akan menjadi pahala bagimu Aamiin

💢Boleh di SHARE sebanyak mungkin..!!

Kabar Akhir Zaman
Baca selengkapnya

KISAH ALI BIN ABI THALIB MELAMAR FATIMAH PUTRI RASULULLAH SAW

KISAH ALI BIN ABI THALIB MELAMAR FATIMAH PUTRI RASULULLAH SAW

Dalam Diam Ada Cinta

Kisah cinta yang sudah terpendam sejak lama, kisah cintanya sangat terjaga kerahasiaannya dalam kata, sikap dan ekspresi mereka bahkan konon syaithanpun tak bisa mengendusnya, mereka bisa menjaga izzah mereka, hingga Allah telah menghalalkannya.

Ali bin Abi Thalib adalah keponakan dan salah satu sahabat yang istimewa dimata Rasulullah SAW. Selain beliau tinggal langsung bersama Rasulullah, dia juga seorang pemberani yang pernah menggantikan posisi tidur Rasulullah disaat hijrah dan juga seorang mujahid perang yang gagah.

Sementara Fatimah, putri Rasulullah SAW yang taat, penyayang dan sangat peduli pada Rasulullah SAW, selalu ada disamping ayahnya dalam setiap kisah perjuangan sang ayah membumikan nilai-nilai islam di tengah kafir Quraisy.

Ali sudah menyukai Fatimah sejak lama, kecantikan putri Rasulullah ini tak hanya jasmaninya saja, kecantikan Ruhaninya melintasi batas hingga langit ketujuh. Kendalanya adalah perasaan rendah dirinya, apakah mampu ia membahagiakan putri Rasulullah dengan keadaannya yang serba terbatas. Demikian kira-kira perasaan yang ada pada Ali saat itu.

Pada suatu ketika, Fatimah dilamar oleh seorang laki-laki yang selalu dekat dengan nabi, yang telah mempertaruhkan kehidupannya, harta dan jiwanya untuk Islam, menemani perjuangan Rasulullah SAW sejak awal-awal risalah ini.

Dialah Abu Bakar Ash Shiddiq, entah kenapa mendengar berita ini Ali terkejut dan tersentak jiwanya, muncul rasa-rasa yang diapun tak mengerti, Ali merasa diuji karena terasa apalah dirinya jika dibanding dengan Abu Bakar kedudukannya disisi nabi.

Ali merasa belum ada apa-apanya bila dibanding dengan perjuangannya dalam menyebarkan risalah Islam, entah sudah berapa banyak tokoh-tokoh bangsawan dan saudagar Makkah yang masuk Islam karena sentuhan dakwahnya. Sebutlah ‘Utsman, ‘Abdurrahman bin auf, Thalhah, Zubair, Sa’d bin abi Waqqash, Mush’ab. Ini yang tak mungkin dilakukan oleh anak-anak seperti Ali. Tak sedikit juga para budak yang dibebaskan oleh Abu Bakar sebutlah Bilal bin rabbah, khabbab, keluarga yassir, ‘Abdullah ibn mas’ud.

Dari sisi finansial Abu Bakar seorang saudagar, tentu akan lebih bisa membahagiakan Fatimah, sementara Ali?, hanya pemuda miskin dari keluarga miskin.

Melihat dan memperhitungkan hal ini, Ali ikhlas dan bahagia jika Fatimah bersama Abu Bakar, meskipun ia tak mampu membohongi rasa-rasa dalam hatinya yang ia sendiri tak mengerti, apakah mungkin itu yang namanya cinta?

Namun ternyata lamaran Abu Bakar ditolak oleh Fatimah sehingga hal ini menumbuhkan kembali harapannya. Ali kembali mempersiapkan diri, berharap dia masih memiliki kesempatan itu.

Namun ujian bagi Ali belum berakhir, setelah Abu Bakar mundur muncullah laki-laki nan gagah perkasa dan pemberani. Seseorang yang dengan masuk Islamnya mengangkat derajat kaum muslimin, seorang laki-laki yang membuat syaithan berlari takut dan musuh-musuh Allah bertekuk lutut. Seorang yang diberi gelar Al-Faruq.
Ya, dialah Umar ibn Al Khaththab. Pemisah antara kebenaran dan kebatilan juga datang melamar Fatimah.


Ali pun ridha jika Fatimah menikah dengan Umar, ia bahagia jika Fatimah bisa bersama dengan sahabat kedua terbaik Rasulullah setelah Abu Bakar yang mana Rasulullah sampai mengatakan “Aku datang bersama Umar dan Abu Bakar”.

Namun kemudian Ali pun semakin bingung karena ternyata lamaran Umar pun ditolak.

Setelah itu menyusul Abdurahman bin Auf melamar sang putri dengan membawa 100 unta bermata biru dari mesir dan 10.000 Dinnar, kalo diuangkan dalam rupiah kira kira 55 milyar. Dan lamaran bermilyar-milyar itupun ditolak oleh Rasulullah.

Akan tetapi kekhawatiran Ali bin Abi Thalib belum berakhir sampai di sini karena ternyata sahabat yang lainpun melamar sang Az Zahra. Usman bin Affanpun memberanikan dirinya melamar sang putri, dengan mahar seperti yang dibawa oleh Abdurrahman bin Auf, hanya ia menegaskan kembali bahwa kedudukannya lebih mulia di banding Abdurrahman bin Auf karena ia telah lebih dahulu masuk islam.

Tidak disangkaa tidak diduga, ternyata Rasulullahpun menolak lamaran Usman bin Affan.

Empat sahabat sudah memberanikan diri dan mereka semua telah ditolak oleh Rasulullah SAW.

“Mengapa bukan engkau saja yang mencobanya kawan?”, seru sahabat Ali,
"Mengapa engkau tak mencoba melamar Fatimah?, aku punya firasat, engkaulah yang ditunggu-tunggu Baginda Nabi..”
“Aku?”, tanyanya tak yakin.
“Ya. Engkau wahai saudaraku!”
“Aku hanya pemuda miskin. Apa yang bisa aku andalkan?”
Sahabatnyapun menguatkan “Kami dibelakangmu, kawan!

Akhirnya Ali bin Abi Thalibpun memberanikan diri menjumpai Rasulullah untuk menyampaikan maksud hatinya, meminang putri nabi untuk jadi istrinya. Awalnya beliau hanya duduk di samping Rasulullah dan lama tertunduk diam. Hingga Rasulullahpun bertanya ” wahai putra Abu Thalib, apa yang engkau inginkan?”

Sejenak Ali terdiam, dan dengan suara bergetar iapun menjawab, ” Ya Rasulullah, aku hendak meminang Fatimah” Mendengar jawaban Ali ini beliau SAW tidak terkejut. "Bagus, wahai Ibnu Abu Thalib, beberapa waktu terakhir ini banyak yang melamar putriku, tetapi ia selalu menolaknya, oleh karena itu, tunggulah jawaban putriku”

Kemudian Rasulullah meninggalkan Ali dan bertanya kepada putrinya, ketika ditanya Fatimah hanya terdiam dan Rasulullah SAW menyimpulkan bahwa diamnya Fatimah pertanda kesetujuannya.

Rasulullah kemudian mendekati Ali dan bersabda "Apakah engkau memiliki sesuatu yang akan engkau jadikan mahar wahai Ali?

Alipun menjawab ” Orang tuaku yang menjadi penebusnya untukmu ya Rasulullah, tak ada yang aku sembunyikan darimu, aku hanya memiliki seekor unta untuk membantuku menyiram tanaman, sebuah pedang dan sebuah baju zirah dari besi”

Dengan tersenyum Rasulullah SAW bersabda "Wahai Ali, tidak mungkin engkau terpisah dengan pedangmu, karena dengannya engkau membela diri dari musuh-musuh Allah SWT dan tidak mungkin juga engkau berpisah dengan untamu karena ia engkau butuhkan untuk membantumu mengairi tanamanmu, aku terima mahar baju besimu, jual lah dan jadikan sebagai mahar untuk putriku” Wahai Ali engkau wajib bergembira sebab Allah sebenarnya sudah lebih dahulu menikahkan engkau di Langit sebelum aku menikahkan engakau di Bumi" Diriwayatkan oleh Ummu Salamah ra.

Ali bin Abi Thalib menjual baju besi tsb dengan harga 400 dirham dan menyerahkan uang tersebut kepada Rasulullah SAW, dan nabipun membagi uang tersebut ke dalam 3 bagian. Satu bagian untuk kebutuhan rumah tangga, satu bagian untuk wewangian dan satu bagian lagi di kembalikan kepada Ali bin Abi Thalib sebagai biaya untuk jamuan makan untuk para tamu yang menghadiri pesta.

Setelah segala-galannya siap,dengan perasaan puas dan hati gembira dan di saksikan oleh para sahabat Rasulullah mengucapkan kata ijab kabul pernikahan putrinya

Kemudian Nabi SAW bersabda:"Sesunguhnya Allah Azza wa Jalla memerintahkan aku untuk menikahkan Fatimah Putri Khadijah dengan Ali bin Abi Thalib,Maka saksikanlah sesunguhnya aku telah menikahkanya dengan mas kawin empat ratus dihram(nilai sebuah baju besi) dan Ali Ridho(menerima)mahar tersebut.

Maka menikahlah Ali dengan Fatimah Pernikahan mereka penuh hikmah walau di arungi di tengah kemiskinan Bahkan di sebutkan oleh Rasulullah sangat terharu melihat tangan Fatimah yang kasar karena harus menepung gandum untuk membantu suaminya

Dan malam harinya setelah dihalalkan oleh Allah SWT, terjadilah dialog yang sangat menggetarkan. Dalam suatu riwayat dikisahkan bahwa suatu hari setelah keduanya menikah, Fatimah berkata kepada Ali,

“Maafkan aku, karena sebelum menikah denganmu, aku pernah satu kali merasakan jatuh cinta kepada seorang pemuda dan aku ingin menikah dengannya”,
Ali pun bertanya mengapa ia tak mau menikah dengannya, dan apakah Fatimah menyesal menikah dengannya.
Sambil tersenyum Fatimah menjawab, “Pemuda itu adalah dirimu.”

Subhanallah, itu adalah pujian terbaik dari seorang istri yang bisa membahagiakan hati suaminya.

Ali dan Fatimah saling mencintai karna Allah mereka mencintai dalam diam,menjaga cintanya dan Allah satukan dalam ikatan suci pernikahan Maa Syaa Allah.

Semoga Allah SWT mempertemukan kita semua dengan orang yang sunguh-sunguh mencintai kita seperti Fatimah dan Ali.

Aamiin Yaa Robbal Alamiin.
Baca selengkapnya

Monday, 6 May 2019

AGAR SELAMA PUASA DI HINDARKAN DARI KEHAUSAN

IJAZAH DARI GURU ZAINI SEKUMPUL AGAR SELAMA PUASA DI HINDARKAN DARI KEHAUSAN

Guru Zaini Sekumpul Berkata:
Kalau kamu ingin pada bulan puasa tidak merasa kehausan, setelah sahur ambil secangkir air putih lalu baca surah al-kautsar 7x, kemudian tiupkan ke air tersebut. minum air tersebut dan bagikan kepada keluarga (anak, istri)


Fadilahnya insya Allah tidak merasa haus mulai sahur sampai hendak berbuka karena minum air tersebut sama dengan minum telaga kautsar.

Saya di ajari Guru Bangil, dan Beliau pun mengamalkannya

#semoga_manfaat
Baca selengkapnya

AWAS! TEMPE LEBIH BAHAYA DIBANDING DAGING KAMBING! JADI, KURANGI MAKAN TEMPE SEKARANG JUGA, BERBAHAYA...!!!

#BAHAYA_MAKAN_TEMPE

AWAS! TEMPE LEBIH BAHAYA DIBANDING DAGING KAMBING! JADI, KURANGI MAKAN TEMPE SEKARANG JUGA, BERBAHAYA...!!!

Menurut penelitian terbaru, mengkonsumsi tempe bisa memicu darah tinggi, dibandingkan makan daging kambing.

Tempe yang selama ini dicitrakan sebagai makanan sehat, ternyata lebih memicu darah tinggi dibanding daging kambing.


 Percobaan dilakukan oleh seorang Calon Ahli Gizi pada 2 orang kembar, dika  (25 th) dan Amir (25 th).

Setiap makan malam selama 3 hari, mereka diberikan perlakuan sebagai berikut:

Hari Pertama:

√ Budi diberi makan Sop Kambing,

√ Amir diberi Tempe Goreng.
Reaksi Budi dan Amir normal.

Hari Kedua:

√ Budi diberi Gulai Kambing,
√ Amir diberi Tempe Bacem.
Reaksi Budi normal, tapi Amir melirik-lirik makanan Budi.

Hari Ketiga:

√ Budi diberi Sate Kambing,
√ Amir diberi Lodeh Tempe.

Dan hasilnya...

Reaksi Budi normal walau sudah 3 hari makan kambing, tetapi reaksi Amir sangat emosional.

 Dia membanting piring dan merampas sebagian sate kambing Budi sambil berteriak,

 "Tempe lagi...Tempe lagi...!!!"

Kesimpulan:

Makan tempe ternyata memicu darah tinggi, dan membuat emosi tidak terkendali, sedangkan makan daging kambing tidak demikian.

Salam sehat!

😁😁😁
Baca selengkapnya

Saturday, 4 May 2019

Rokok Gerbang Narkoba .

Rokok Gerbang Narkoba
.
Rokok adalah pintu gerbang bagi narkoba. Lebih spesifik lagi, rokok itu sendiri sebenarnya termasuk ke dalam definisi narkoba. Ya, di tengah maraknya kampanye anti-narkoba di masyarakat, ternyata tidak banyak yg menyadari hal ini.


Merokok kini tidak lagi merupakan masalah kesehatan melulu, tetapi sudah memiliki kompleksitas tersendiri. Di dalam pengertian Narkoba termuat 3 kelompok zat aktif yaitu Narkotika, Psikotropika & Bahan Adiktif lainnya. Rokok bersama dengan alkohol termasuk ke dalam kelompok yg terakhir.

Nikotin yg merupakan salah satu komponen dari rokok merupakan zat psikotropika stimulan. Jadi sesungguhnya ROKOK ITU ADALAH NARKOBA juga. Oleh karena itu, rokok pun memiliki sifat2 utama layaknya narkoba lain yaitu habituasi, adiksi & toleransi.

Habituasi adalah suatu perasaan rindu, terus menerus melintas di pikiran untuk menggunaan zat, sehingga seseorang akan terus berkeinginan menggunakan zat tersebut.

Sedangkan adiksi merupakan dorongan kompulsif untuk menggunakan suatu zat diserta tanda2 ketergantungan. Ketergantungan itu sendiri dapat berupa ketergantungan psikis (psychological dependence) maupun ketergantungan fisiologis (physiological dependence).
Ketergantungan psikis merupakan kompulsi penggunaan zat untuk memenuhi kebutuhan psikologis, seperti untuk menghadapi stress. Sedangkan ketergantungan fisiologis berarti proses perubahan fungsional tubuh sedemikian rupa dikarenakan paparan rutin terhadap zat.

Toleransi adalah contoh bentuk ketergantungan fisiologis, yaitu seiring bertambahnya waktu penggunaan maka pemakaian zat berikutnya diperlukan dosis yg lebih besar dari sebelumnya untuk mencapai efek kenikmatan yg sama. Toleransi inilah yg akan membuat seorang perokok, & pemakai narkoba lainnya, terus menambah jumlah batang rokok yg dihisapnya dari waktu ke waktu.

ROKOK MERUPAKAN NARKOBA TERMURAH & dijual bebas. Dengan selembar uang Rp 1.000,00 seseorang sudah mampu mendapatkan sebatang rokok yg mengandung 4.000 macam zat kimia. Tidak ada satupun produk farmasi yg berisikan 4.000 macam zat kimia dapat dibeli dengan harga sedemikian murah.
.
#antirokokclub
Selengkapnya: bnn.go.id/blog/artikel/rokok-gerbang-narkoba/

Baca selengkapnya

BERKAH SHALAWAT_

_BERKAH SHALAWAT_

Sholawat terpendek dan paling ringan dibaca adalah
"صلى اللّه على سيدنا محمد"

Tetapi jangan anggap remeh sholawat yang ringkas ini, karena sholawat ini banyak keutamaannya dan sholawat inilah amalan  Sayyidina Jibril عليه السلام dan juga sholawat inilah yang dibaca para Malaikat ketika Nur Baginda Rasulullah صلى اللّه عليه وسلّم  dzhohir ke dunia (kelahiran Rasulullah).


Abah Guru Sekumpul menganjurkan murid²nya dan khusus anak angkatnya atau yg pernah ikutin majelis pengajian beliau, agar mengamalkan sholawat 1000x dalam sehari atau sekurangnya 100x setiap hari..

Amalan atau wiridtan yang paling sering disuruh Abah Guru adalah memperbanyak Sholawat, karena ujar Abah Guru; "Aku dijalankan (diajarkan) guruku di jalan Sholawat, maka aku pun menajalankan (mengajarkan) muridku di jalan Sholawat"..

Mudah-mudahan kita mencintai sholawat dan Istiqamah dengan membaca sholawat. Karena orang yang suka membaca sholawat, In syaa Allah meninggalnya dalam Husnul Khotimah..
Aamiin

🍃 Abah Guru Sekumpul

اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ 💚
Baca selengkapnya
loading...