Showing posts with label Mengapa. Show all posts
Showing posts with label Mengapa. Show all posts

Saturday, 27 May 2017

Alhamdulillah! DOA Mubahalahnya Habib Rizieq Syihab sudah Mengenai Target!

[Laskarsyahadat] Mubahalah Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab sepertinya sudah mulai memakan korban. Sejak dua hari terakhir ini media sosial ramai dengan kabar tentang Akhmad Sahal yang diduga selingkuh dengan Nong Darol Mahmada. Kedua pentolan Jaringan Islam Liberal (JIL) itu pernah digerebek. Netizen pun heboh.
Kabar penggerebekan itu bermula dari cuitan @ ekowBoy:

Yai @ sahaL_AS nuduh HRS ga pake 4 org saksi, ilmu fiqihnya mana? Makanya ngaca! anak kiyai kok digerebek.. yg penasaran retwit yg bnyk ya.. Cuitan ini kemudian memunculkan kegaduhan.


Akhmad Sahal dan Nong Darol Mahmada menjadi sasaran caci-maki. Apalagi setelah mantan wartawan Media Indonesia Edy A Effendi ikut meramaikan dalam akun twitternya.
@ eae18: Si Sahal berkali-kali bilang HRS ulama cabul, dengan entengnya. Giliran ditembak grebek, kelojotan. Setiap malam mabuk sih.

Terbukanya kedok Sahal dan Nong membuat banyak Netizen mengaitkanya dengan mubahalah Habib Rizieq. Di antaranya @ NetizenTofa. Habib Rizieq memang menantang pihak yang memfitnahnya melakukan mubahalah.

"Demi Allah, Alhamdulillah, sejak saya memasuki usia taklif hingga saat ini, saya tidak pernah mencuri, merampas, merampok, membunuh, berjudi, menenggak miras, sodomi atau pun berzina.
Jika saya berdusta maka laknat Allah SWT atas diri saya. Dan jika saya benar, maka mereka yang memfitnah saya dan tidak bertaubat akan dilaknat oleh Allah SWT di Dunia dan Akhirat."

Dan hingga kini, mubahalah tersebut belum mendapat respon dari orang-orang yang terus menyerangnya dengan fitnah keji. (Wyn/Wajada) AM
Baca selengkapnya

Boros!! ! MENJABAT gubernur, dalam Setahun, Uang Jajan Ahok 53.9 Milyar!

[Laskarsyahadat] Mengkritisi Sisa BPO Ahok yang Hanya Tersisa 1,2 Miliyar*

By. Augustine Hadi

Ternyata uang jajan ahok 45M setahun. Ini itungannya:
BPO Gubernur : 60% x (0.13% x PAD) = 45 M pertahun
Sedangkan masa jabatannya selesai masih 8 bulan. Trhitung dari januari 2017, dia uda ga kerja. Kok sisa duitnya cuma 1M? Sok dikembaliin pula. Mana sisanya? Boros bgt


Yang membedakan dari satu kepala daerah dengan kepala daerah lainnya ialah tunjangan jabatan atau tunjangan operasional. Tunjangan Operasional diambil berdasarkan dari klasifikasi Pendapatan Asli Daerah atau PAD.
Pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 109/2000 pasal 9(f) tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dijelaskan jika PAD di atas Rp 500 milyar tunjangan operasional Gubernur paling rendah Rp 1,25 milyar dan paling tinggi sebesar 0,15 persen.

Pemprov DKI Jakarta tahun 2017 menargetkan PAD sebesar Rp 41,49 triliun. Namun Gubernur DKI Basuki Tjatjaha Purnama dan Wakilnya Djarot Saiful Hidayat menetapkan tunjangan operasional sebesar 0,13 persen dari total PAD.

Maka Rp 41,49 triliun dikali 0,13 persen keduanya mendapatkan tunjangan operasional sekitar Rp 53,9 miliar per tahun. Anggaran ini tidak dimasukan ke dalam ke rekening pribadi, namun di disimpan di Biro KDH KLN DKI Jakarta dan dapat diambil kapan pun jika diperlukan.

Jika tunjangan ops 41M, yg sok dibalikin 1M berarti ada sisa 40M. Bisa beli berapa unit lamborgini tuh bang ahok? Apakah ada kemungkinan BPO dibuang-buang sia-sia hanya buat pencitraan Karangan BUNGA , Balon-balonan dan Aksi Ahoker Malam Hari ?
Baca selengkapnya

Pembohong Besar Itu bernama Jokowi?

[Laskarsyahadat] JAKARTA - Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo dihadapan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa Pemerintah Pusat pembohong dan maling. Hal itu terkait masalah dana bagi hasil (DBH).

Ungkapan kekesalan itu disampaikan saat mengikuti kegiatan pembelakan kepemimpinan daerah bagi kepada daerah yang dilaksanakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) di Kantor Kemendagri, Rabu (24/5/17).


"Jika kami ditanya mengenai kendala di daerah tentunya sangat banyak, namun siapkah Pusat, beberapa kebijakan pusat terhadap daerah khususnya Dumai dinilai tidak memihak dan merugikan," tegas politisi Partai Demokrat ini.

Eko Suharjo juga mengkritik kebijakan pusat yang dinilai sangat merugikan daerah dalam mengambil suatu kebijakan dan berharap pemerintah pusat merevisi beberapa undang-undang yang menghambat perkembangan daerah.
Sebab hal itu berdampak langsung kepada masyarakat Kota Dumai. Kemudian menjamurnya perusahaan besar, seakan-akan Dumai adalah daerah kaya, namun dampak lingkungan cukup besar yang dirasakan masyarakat Kota Dumai.

Selain itu tidak ada pemasukkan berupa kas daerah untuk pembangunan dengan berdirinya perusahaan-perusahaan itu. "Pemerintah Pusat Pembohong dan Maling," tegas Eko Suharjo diikuti tepukan sejumlah pejabat.

"Selama ini Kota Dumai hanya mendapat limbah dan polusi berupa merkuri, limbah dan kalium akibat dari kegiatan sejumlah perusahaan berskala internasional di Kota Dumai ini," kesal Eko.

Tidak hanya itu lingkungan hidup juga mengalami kerusakan serta anak autisme makin bertambah, lalu penderita ispa juga, tiap tahun polusi bencana asap menjadi momok masyarakat, karena perluasan perkebunan sawit.
"Selain rusaknya infrastruktur jalan, sering terdengar lakalantas hampir setiap hari terkadang korbannya anak anak dan ibuk ibuk namun untuk membenahi semua itu otorisasi penuh pemerintah pusat," pungkas Wawako Dumai.

Kegiatan pembekalan kepemimpinan yang dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo ini membahas masalah percepatan pembangunan infrastruktur sebagai fokus utama pemerintah, namun bukan berarti bidang pembangunan lain tidak digarap dengan serius. Semua digesa dari Sabang sampai Merauke, dari pelosok hingga ke kota, sampai ke perbatasan.
"Pembangunan tak semata terkait dengan anggaran, salah satu yang paling penting untuk mendukung roda pembangunan bisa dipacu maksimal dan stabilitas daerah yang terjaga. Membangun butuh situasi yang damai, aman dan terkendali, bukan keriuhan atau kegaduhan," pungkasnya.
(rdk/rdk)
Baca selengkapnya

Allahu Akbar! (FOTO) Habib Rizieq Syihab bersama Raja Salman Di Saudi! Membungkam Para Pemfitnah Habib..

[Laskarsyahadat] Inilah bantahan dan pukulan telak bagi kelompok pembenci Habib yang bilang habib rizieq syihab kabur.

Yang rindu Habib Rizieq Syihab inilah kabar terbaru. Habib bersama raja Salman dalam keadaan baik baik saja dan akan pulang ke Indonesia secepatnya.
Inilah bukti nyata apa yang disampaikan #MuslimCyberArmy adalah benar :


1. Habib datang ke Arab Saudi untuk Ibadah Haji atas Undangan Raja Salman,

2. Habib dan keluarga diminta untuk mengurungkan Niatnya kembali ke tanah air oleh Intelegent Kerajaan Arab Saudi atas perintah raja salman karena adanya Kriminalisasi Ulama oleh kepolisian RI dan HRS menjadi target,

3. Habib meninggalkan keluarga nya di Arab Saudi untuk mendapatkan perlindungan, kemudian beliau ke negeri Jiran untuk meneruskan Kuliah S2 nya yang sempat tertunda atas persetujuan Raja Salman. Sambil menunggu situasi kondusif di Tanah Air.
Allahu akbar !!!
Baca selengkapnya

Kacau! Subsidi Rakyat dicabuti, Jokowi beri Subsidi Parpol 1.000 persen!politik 'hidangan' Istana Merah!

[Laskarsyahadat]  Untuk Membungkam Anggota Dewan,  Presiden Naikkan Anggaran Parpol!

Politik Ala 'Makan Besar' Jokowi digulirkan untuk membungkam 'suara'  keras dari Parlemen. Seharusnya  negara merupakan instrumen untuk menyejahterakan rakyat, bukan untuk partai politik.

Rakyat telah dicekik dengan berbagai kenaikan harga bahan pokok dan harga segala  sandang,   subsidi
Dicabuti. Namun,  presiden Joko Widodo bukannya memberikan kesejahteraan kepada rakyat,  malah mengalihkan Subsidi untuk rakyat ke Partai Politik!

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tahun lalu mengusulkan pemberian subsidi Rp 1 triliun untuk tiap partai politik yang ada per tahun. Tujuannya agar partai politik tidak kekurangan dana dan berakhir dengan korupsi.


Tidak main-main,  subsidi parpol naik tajam hingga 1.000 persen dengan kondisi perekonomian Indonesia yang terus memiskinkan rakyat. Pengelolaan uang yang  tidak merata dengan kondisi kenaikan harga barang disemua lini.

Ada kemungkinan untuk meningkatkan biaya operasional pilpres 2019,  dengan melihat sepak terjang Jokowi yang amburadul. Tentu subsidi yang diberikan berdasarkan jumlah kursi yang dimiliki,  partai pengusung mendapat jatah subsidi tertinggi. PDIP partai yang akan mendapatkan dana segar tertinggi.

Menjadi pertanyaan mendasar untuk Mendagri,  yang merupakan Anggota dari PDIP, apakah Anggota DEWAN PDIP bukan musuh negara?  Ternyata anggota Dewan dari PDIP adalah yang terkkorup di bumi Nusantara!


Baca selengkapnya

Aneh! PETUGAS MAKO BRIMOB, tidak Tahu RUANG penjara Ahok!

[Laskarsyahadat]
 Kuasa hukum Sekjen Forum Umat Islam (FUI) KH Mumammad Al Khaththath, Ahmad Mihdan mencibir penahanan sementara Basuki T. Purnama (Ahok) di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat yang tak kunjung dikembalikan ke tempat asalnya.

Mihdan mengatakan, saat dirinya menjenguk Al Khaththath pekan lalu, dirinya sempat menanyakan keberadaan Ahok kepada petugas di Mako Brimob. Namun, para petugas mengaku tak ada yang tahu di mana ruangan Ahok ditahan.

“Katanya mereka nggak ada yang tahu Ahok ada di mana. Mereka nggak menjelaskan Ahok ada di mana,” ujar Mihdan saat dihubungi Kriminalitas.com, Sabtu (27/5/2017).

Dia pun tak bisa memastikan apakah Ahok benar ada di tahanan atau malah bebas meninggalkan tahanan sesuka hati.


“Wallahu a’lam, ada nggak dia di sana, yang lebih tahu itu kan penegak hukum,” cibir Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM) tersebut.

Diketahui, usai Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonisnya dua tahun penjara dalam kasus penistaan agama pada 9 Mei lalu, Ahok pun langsung ditahan.

Awalnya, Ahok ditahan di Rutan Cipinang, Jakarta Timur. Namun, alasan kemanan membuat mantan Bupati Belitung Timur tersebut dipindahkan ke Mako Brimob.

Harianpublik.com ~
Baca selengkapnya

Tuesday, 23 May 2017

Lengkap, Buku Kasus korupsi Ahok! Download disini!

[Laskarsyahadat] Lengkap,  inilah buku Kasus Korupsi Ahok yang perlu diketahui oleh rakyat Indonesia

Download disini
https://drive.google.com/file/d/0B0RMRxVawZtQWkFIUDFyVXZBYWc/view

Diuraikan dengan detail. Rangkaian

Buku yang ditulis oleh Marwan Batubara,  dengan judul 'Usut Tuntas Kasus Korupsi Ahok,  Menuntut Keadilan Rakyat' dengan pengantar M.  AMIEN RAIS.


buku dengan tebal halaman mencapai 285, dengan daftar isi menguraikan 14 kasus yang perlu diusut tuntas oleh penegak Hukum.

Buku tersebut sangat berani mengungkapkan Kasus Korupsi Ahok. Nama Jokowi pun dicatut sebagai bagian dari Rentetan alur kasus yang menjerat Ahok.  Lalu,  bagaimana pihak penegak hukum menyikapi Buku tersebut.  Apakah akan membiarkan dan tetap tidak menjerat Ahok dengan seabrek kasus yang melibatkan kekuasaannya.
Baca selengkapnya

MUI fatwakan Hukuman Mati Bagi Pelaku LGBT!

[Laskarsyahadat] MUI berharap pemerintah menjatuhkan hukuman berat pada pelaku homoseks.
Sementara itu santrinews memberitakan, MUI meminta pemerintah dan DPR agar tak melegalkan keberadaan komunitas homoseksual.

Selain itu, MUI berharap pemerintah menjatuhkan hukuman berat pada pelaku homoseks untuk menjadi peringatan dengan cara memasukkan perilaku seks menyimpang sebagai delik umum.

“Memasukkan aktivitas seksual menyimpang sebagai delik umum dan merupakan kejahatan menodai martabat luhur Indonesia,” tandasnya.


MUI juga mengharamkan pencabulan dan aktivitas pelampiasan nafsu seksual seperti meraba, meremas, dan aktivitas lainnya tanpa hubungan pernikahan yang sah.

“Pencabulan yang dilakukan seseorang baik pada lawan jenis, sesama jenis, pada dewasa ataupun anak-anak adalah haram,” tegasnya.

***

Hukuman Berat bagi Pelaku Homo ataupun Lesbi
By nahimunkar.com on 14 May 2014

Dalam Islam, haram dan dosa serta adzab atas pelaku homoseks telah dijelaskan di antaranya dalam Al-Qur’an Surat An-Naml ayat 54 – 58.:

وَلُوْطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتًوْنَ الْفَاحِشَةَ وَأَنْتًمْ تُبْصِرُوْنَ ( 54) أَئِنَّكُمْ لَتَأْتُوْنَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُوْنِ النِّسَاءِ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ تَجْهَلُوْنَ (55) فَمَا كَانَ جَوَابَ قَوْمِهِ إِلاَّ أَنْ قَالُوْا أَخْرِجُوْا ءَالَ لُوْطٍ مِنْ قَرْيَتِكُمْ إِنَّهُمْ أُنَاسٌ يَتَطَهَّرُوْنَ (56) فَأَنْجَيْنَاهُ وَأَهْلَهُ إِلاَّ امْرَأَتَهُ قَدَّرْنَاهَا مِنَ الْغَابِرِيْنَ (57) وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ مَطَرًا فَسَاءَ مَطُرٌ الْمُنْذَرِيْنَ (58) النمل : 54-58

Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika dia Berkata kepada kaumnya: “Mengapa kamu mengerjakan perbuatan fahisyah[1101] itu sedang kamu memperlihatkan(nya)?”
55.”Mengapa kamu mendatangi laki-laki untuk (memenuhi) nafsu (mu), bukan (mendatangi) wanita? Sebenarnya kamu adalah kaum yang tidak mengetahui (akibat perbuatanmu)”.

Maka tidak lain jawaban kaumnya melainkan mengatakan: “Usirlah Luth beserta keluarganya dari negerimu; Karena Sesungguhnya mereka itu orang-orang yang (menda’wakan dirinya) bersih[1102]”.
Maka kami selamatkan dia beserta keluarganya, kecuali isterinya. Kami telah mentakdirkan dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan).
Dan kami turunkan hujan atas mereka (hujan batu), Maka amat buruklah hujan yang ditimpakan atas orang-orang yang diberi peringatan itu. (An Naml: 54-58).
[1101] perbuatan keji: menurut Jumhur Mufassirin yang dimaksud perbuatan keji ialah perbuatan zina, sedang menurut pendapat yang lain ialah segala perbuatan mesum seperti : zina, homosek dan yang sejenisnya. Menurut pendapat Muslim dan Mujahid yang dimaksud dengan perbuatan keji ialah musahaqah (homosek antara wanita dengan wanita).

[1102] perkataan kaum Luth kepada sesamanya. Ini merupakan ejekan terhadap Luth dan orang-orang beriman kepadanya, Karena Luth dan orang-orang yang bersamanya tidak mau mengerjakan perbuatan mereka.

Homoseks adalah laki-laki mendatangi (melakukan perbuatan seks dengan laki-laki). Sedang lesbi adalah seorang wanita mendatangi wanita lainnya (melakukan perbuatan seks).

( 1138 ) – وَعَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رضي الله عنهما أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ : { مَنْ وَجَدْتُمُوهُ يَعْمَلُ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ فَاقْتُلُوا الْفَاعِلَ وَالْمَفْعُولَ بِهِ , وَمَنْ وَجَدْتُمُوهُ وَقَعَ عَلَى بَهِيمَةٍ فَاقْتُلُوهُ وَاقْتُلُوا الْبَهِيمَةَ } رَوَاهُ أَحْمَدُ وَالْأَرْبَعَةُ وَرِجَالُهُ مُوَثَّقُونَ , إلَّا أَنَّ فِيهِ اخْتِلَافًا .

.–الجزء :4 (سبل السلام) الصفحة :25

Dari Ibnu Abbas, bahwasanya Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ٍSiapa-siapa yang kamu dapati dia mengerjakan perbuatan kaum Luth (homoseksual, laki-laki bersetubuh dengan laki-laki), maka bunuhlah yang berbuat (homoseks) dan yang dibuati (pasangan berbuat homoseks itu); dan barangsiapa kamu dapati dia menyetubuhi binatang maka bunuhlah dia dan bunuhlah binatang itu._ (HR Ahmad dan Empat (imam), dan para periwayatnya orang-orang yang terpercaya, tetapi ada perselisihan di dalamnya).

Dalam Kitab Subulus Salam dijelaskan, dalam hadis itu ada dua masalah. Pertama, mengenai orang yang mengerjakan (homoseks) pekerjaan kaum Luth, tidak diragukan lagi bahwa itu adalah perbuatan dosa besar. Tentang hukumnya ada beberapa pendapat: Pertama, bahwa ia dihukum dengan hukuman zina diqiyaskan (dianalogikan) dengan zina karena sama-sama memasukkan barang haram ke kemaluan yang haram. Ini adalah pendapat Hadawiyah dan jama’ah dari kaum salaf dan khalaf, demikian pula Imam Syafi’i. Yang kedua, pelaku homoseks dan yang dihomo itu dibunuh semua baik keduanya itu muhshon (sudah pernah nikah dan bersetubuh) atau ghoiru muhshon (belum pernah nikah) karena hadits tersebut. Itu menurut pendapat pendukung dan qaul qadim As-Syafi’i.

Masalah kedua tentang mendatangi/ menyetubuhi binatang, hadits itu menunjukkan haramnya, dan hukuman atas pelakunya adalah hukum bunuh. Demikianlah pendapat akhir dari dua pendapat Imam As-Syafi’i. Ia mengatakan, kalau hadits itu shahih, aku berpendapat padanya (demikian). Dan diriwayatkan dari Al-Qasim, dan As-Syafi’I berpendapat dalam satu pendapatnya bahwa pelaku yang menyetubuhi binatang itu wajib dihukum dengan hukuman zina diqiyaskan dengan zina.. (Subulus Salam, juz 4, hal 25).

Dari ayat-ayat, hadits-hadits dan pendapat-pendapat itu jelas bahwa homoseks ataupun lesbian adalah dosa besar. Bahkan pelaku dan pasangannya di dalam hadits dijelaskan agar dibunuh. Maka tindakan dosa besar itu wajib dihindari, dan pelaku-pelakunya perlu dijatuhi hukuman.

Hukum positif dan kenyataan gay

Keberadaan gay dan lesbian secara hukum positif jelas tidak diakui, apalagi pernikahan di antara sesama gay, di Indonesia merupakan sesuatu yang mustahil terjadi. Dari sudut pandang agama (Islam), orientasi seks menyimpang ini dilaknat Allah. Bahkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala pernah memusnahkan kaum Nabi Luth yang mengidap homoseks ini rata dengan tanah.

Pembunuhan berantai yang dibarengi dengan mutilasi, sebagaimana dilakukan pengidap penyakit homoseks bernama Verry Idam Henyansah alias Ryan, belum memasuki tahapan akhir penyidikan, sudah muncul lagi kesadisan serupa yang dilakukan pengidap penyakit homoseks lainnya. Kali ini pelakunya Burhan alias Joses alias Han Han (23 tahun), sedangkan korbannya yang juga pasangan Burhan, bernama Ari Purwanto Suprapto (49 tahun), karyawan Bank Mandiri bagian Customer Service.

Ari Purwanto tewas dengan 34 luka tusukan di sekujur tubuhnya. Peristiwa itu terjadi di apartemen Taman Rasuna Tower 9 kamar 11-G, Jl. HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan (Rabu, 30 Juli 2008).

Dari kasus Ryan dan juga Burhan yang sedemikian sadistis, citra buruk kaum homoseks kian terpuruk. Di sejumlah teve, segerombolan pengidap penyakit homoseks berusaha memberikan imbangan dengan memberikan pernyataan, bahwa kesadisan Ryan bukanlah disebabkan oleh orientasi seksualnya, tetapi didorong oleh nafsu menguasai harta korban-korbannya.

Larangan tolong menolong dalam dosa dan pelanggaran

Kenyataan yang membahayakan bagi kehidupan ini tidak lain karena mereka telah melakukan kerusakan yang fatal, berupa tolong menolong dalam hal dosa dan pelanggaran. Padahal manusia ini sebagai hamba Alloh justru disuruh agar tolong menolong dalam taqwa dan kebaikan, dan tidak boleh tolong menolong dalam dosa dan pelanggaran.

Hal itu karena firman Alloh Ta’ala:

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. (QS Al-Maaidah: 2).

Juga firman-Nya:

لُعِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَى لِسَانِ دَاوُدَ وَعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ ذَلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ(78)كَانُوا لَا يَتَنَاهَوْنَ عَنْ مُنْكَرٍ فَعَلُوهُ لَبِئْسَ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَ(79)

Telah dila`nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan `Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas.

Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan munkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu. (QS Al-Maaidah: 78, 79).

Dan sabda Nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam:

(( مَنْ دَعَا إِلَى هُدَىً ، كَانَ لَهُ مِنَ الأَجْرِ مِثْلُ أجُورِ مَنْ تَبِعَه ، لاَ يَنْقُصُ ذلِكَ مِنْ أجُورِهمْ شَيئاً ، وَمَنْ دَعَا إِلَى ضَلاَلَةٍ ، كَانَ عَلَيهِ مِنَ الإثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ ، لاَ يَنْقُصُ ذلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيئاً )) رواه مسلم .صحيح مسلم – (ج 8 / ص 62)6980 –

Barangsiapa menyeru kepada petunjuk, maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya sampai hari qiyamat, tanpa mengurangi pahala mereka (orang yang mengikuti petunjuk itu) sedikitpun. Dan barangsiapa menyeru kepada kesesatan, maka baginya dosa seperti dosa orang yang mengikutinya sampai hari qiyamat, yang demikian itu tidak mengurangi sedikitpun dari dosa-dosa mereka (orang-orang yang mengikutinya). (HR Muslim, dari Abu Hurairah, Shahih Muslim juz 8 halaman 62, nomor 6980).

32 حَدِيثُ أَبِي سَعِيدٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ : عَنْ طَارِقِ بْنِ شِهَابٍ قَالَ أَوَّلُ مَنْ بَدَأَ بِالْخُطْبَةِ يَوْمَ الْعِيدِ قَبْلَ الصَّلَاةِ مَرْوَانُ فَقَامَ إِلَيْهِ رَجُلٌ فَقَالَ الصَّلَاةُ قَبْلَ الْخُطْبَةِ فَقَالَ قَدْ تُرِكَ مَا هُنَالِكَ فَقَالَ أَبُو سَعِيدٍ أَمَّا هَذَا فَقَدْ قَضَى مَا عَلَيْهِ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ

32 Hadis Abu Said radhiyallahu ‘anh: Diriwayatkan dari Tariq bin Syihab radhiyallahu ‘anh, ia berkata: Orang pertama yang berkhutbah pada Hari Raya sebelum sholat Hari Raya didirikan ialah (Khalifah) Marwan. Seorang lelaki berdiri lalu berkata kepadanya: Sholat Hari Raya hendaklah dilakukan sebelum membaca khutbah. Marwan menjawab: Sesungguhnya kamu telah meninggalkan apa yang ada di sana (yaitu sunnah). Kemudian Abu Said berkata: Adapun orang (yang berbicara mengingkari Marwan) ini benar-benar telah membayar apa yang jadi kewajibannya (yaitu mengingkari kemunkaran), aku telah mendengar Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda: Barangsiapa di antara kamu melihat kemunkaran, maka hendaklah dia mencegah kemunkaran itu dengan tangannya (yaitu kekuasaannya). Jika tidak mampu, hendaklah dicegah dengan lidahnya. Kemudian kalau tidak mampu juga, hendaklah dicegah dengan hatinya (yaitu membencinya). Itulah selemah-lemah iman . (Hadits Muttafaq ‘alaih).

Syaikh Bin Baaz berkata: mengingkari dengan ahti adalah kewajiban atas setiap orang, yaitu membenci kemunkaran dan tak menyukainya, memisahkan diri dari ahlinya (pelakunya) ketika tidak mampu mengingkarinya dengan tangan dan lisan, karena firman Allah Ta’al

يَخُوضُوا فِي حَدِيثٍ غَيْرِهِ وَإِمَّا يُنْسِيَنَّكَ الشَّيْطَانُ فَلَا تَقْعُدْ بَعْدَ الذِّكْرَى مَعَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ(68)

Dan apabila kamu melihat orang-orang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka sehingga mereka membicarakan pembicaraan yang lain. Dan jika syaitan menjadikan kamu lupa (akan larangan ini), maka janganlah kamu duduk bersama orang-orang yang zalim itu sesudah teringat (akan larangan itu). (QS Al-An’am: 68).(Arsip Multaqo Ahlil Hadits 2, juz 1 halaman 543). (haji/tede).

TV Trans7 menampilkan pasangan gay
Saat media massa masih gencar memberitakan kesadisan pelaku pengidap homoseks di dalam membantai pasangannya, eh tahu-tahu stasiun teve swasta TRANS7 pada tanggal 08 Agustus 2008, melalui mata acara EMPAT MATA yang digawangi TUKUL, menampilkan pasangan gay asal Indonesia yang telah menikah di negeri Belanda, karena hukum positif di Indonesia tidak memungkinkan mereka menikah.

Pasangan yang dilaknat Allah itu adalah dokter Mamoto Gultom yang menikah dengan Hendi Sahertian pada tahun 2002 di negeri Belanda, setelah berkenalan sejak 1999 di sebuah café khusus kaum gay di Jakarta.

Tidak bisa disalahkan bila ada yang mempunyai kesan bahwa TV Trans7 berusaha turut memperbaiki citra kaum gay yang menjadi kian rusak akibat perilaku Ryan dan Burhan, dengan menampilkan pasangan gay yang sudah menikah dan tetap hidup rukun hingga bertahun-tahun, sebagaimana coba dikesankan melalui penampilan Mamoto dan Hendi.

Dan tidak bisa disalahkan juga bila ada sejumlah anggota masyarakat yang mempunyai dugaan, “jangan-jangan produser acara EMPAT MATA adalah juga seorang pengidap penyakit homoseks.” Bahkan tidak bisa disalahkan bila ada yang juga menduga-duga bahwa Pemilik dan Direktur stasiun teve swasta Trans7 jangan-jangan mengidap penyakit serupa.

Yang jelas, tidak hanya pasangan Mamoto-Hendi yang dilaknat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, tetapi juga mereka yang tolong-menolong di dalam upaya memperbaiki citra buruk kaum gay ini. Seperti, pembawa acara (Tukul), Cameramen, Floor Manager, bahkan penonton yang memberikan applause saat Mamoto atau Hendi memberikan pernyataan yang menjijikkan.

Dalam salah satu kesempatannya, Mamoto menjelaskan, bahwa seseorang dapat memperoleh kenikmatan seksual melalui mulut, alat kelamin dan lubang dubur. Itu semua merupakan karunia Tuhan yang harus dinikmati. Ketika itu, penonton pun bertepuk tangan, seolah-olah menyetujui pernyataan yang menjijikkan itu.

Akhir-akhir ini acara EMPAT MATA yang dibawakan TUKUL kian turun rating-nya. Mungkin, dengan menampilkan pasangan gay Mamoto-Hendi, dua tujuan dapat diraih sekaligus. Pertama, turut memperbaiki citra buruk kaum gay yang kian terpuruk. Kedua, untuk mendongkrak rating dengan menampilkan bintang tamu yang kontroversial. Kalau benar kedua alasan ini yang menjadi tujuan pengelola acara teve swasta tersebut, sungguh amat sangat disayangkan, mereka telah mengabaikan moral demi keuntungan sesaat.

Sikap dan pilihan TV TRANS7 di dalam menampilkan pasangan gay Mamoto-Hendi, apapun maksud dan latar belakang yang menyertainya, kian menunjukkan bahwa pemilik dan pengelola statisun teve swasta kita lebih mendahulukan rating (uang) ketimbang menjadikan stasiun tevenya sebagai media yang berguna di dalam membangun bangsa, terutama membangun moral.

TV penyebar aneka kemusyrikan dan kemaksiatan
Selama ini, statsiun teve di Indonesia dalam rangka mengejar rating, tidak segan-segan menampilkan mata acara yang vulgar, sarat pornografi dan pornoaksi, juga mata acara yang menjajakan kesesatan, kemusyrikan, dan aneka kemunkaran lainnya.

Dulu, goyang ngebor Inul ketika masih dijajakan dari panggung ke panggung, tidak begitu dikenal masyarakat secara luas. Masyarakat yang menggemarinya pun terbatas pada kalangan menegah ke bawah, itu pun di kawasan pesisir, tak jauh dari lokasi prostitusi alias pelacuran.
Namun setelah berkali-kali diberi kesempatan tampil di statisun teve, Inul dan goyang ngebor-nya pun lantas menjadi sangat populer. Rating stasiun teve yang menampilkan Inul berikut goyang ngebor-nya, meningkat tajam. Tarif Inul mencapai miliaran rupiah sekali tampil di teve, begitu juga dengan penampilan off air-nya pasca melambungnya popularitas Inul, mencapai miliaran rupiah, menyebabkan Inul mampu membeli rumah mewah ratusan miliar di kawan elite Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Ini menunjukkan bahwa teve di Indonesia mampu memberikan kontribusi yang sangat besar di dalam mensosialisasikan kemunkaran. Setelah Inul sukses dengan goyang ngebor-nya, maka sejumlah pedangdut perempuan pun berkreasi menciptakan goyang maksiat lainnya, seperti goyang patah-patah, goyang gergaji, goyang ngecor, goyang dombret, dan sebagainya.

Ada yang menyimpulkan, sampai kini tidak ada teve di Indonesia yang meraih sukses tanpa maksiat, bersih dari pornografi dan pornoaksi, bersih dari mata acara yang menjajakan kemusyrikan. Kalau benar demikian, ini berarti teve di Indonesia lebih mengarah bukan sebagai agen perubahan yang konstruktif/ membangun, tetapi lebih mengarah sebagai agen perubahan yang destruktif/ merusak.

sumber : https://www.nahimunkar.com/?p=120#more-120

(nahimunkar.com)
Baca selengkapnya
loading...