Showing posts with label Pembaharu. Show all posts
Showing posts with label Pembaharu. Show all posts

Saturday, 18 May 2019

Kisah Adzan Terakhir Bilal bin Rabah ( Adzan Yang Tak Pernah Terselesaikan

Kisah Adzan Terakhir Bilal bin Rabah ( Adzan Yang Tak Pernah Terselesaikan )

Bilal bin Rabah adalah seorang budak berkulit hitam dari Habsyah yang masuk Islam ketika masih diperbudak. Setelah majikannya mengetahui bahwa Bilal masuk Islam, maka Bilal disiksa terus menerus setiap harinya, guna mengembalikan keyakinannya agar tidak memeluk Islam. Bilal yang memiliki postur kurus dan tinggi dengan rambut yang tebal bukanlah berasal dari kalangan bangsawan. Pada saat itu, Abu Bakar yang membeli Bilal saat masih berstatus budak dan membebaskannya.

Saat Rasulullah SAW hijrah menuju Madinah, Bilal senantiasa menemani dan menjaga Rasullulah kemana pun juga. Bilal kemudian dipilih oleh Rasulullah SAW menjadi muadzin atau orang pertama yang mengumandangkan adzan. Dari Zaid bin Arqam, Rasulullah SAW bersabda, “Iya, orang itu adalah Bilal, pemuka para muadzin dan tidaklah mengikutinya kecuali para muadzin. Para muadzin adalah orang-orang yang panjang lehernya di hari kiamat.” Bilal dipilih menjadi muadzin pertama karena Bilal memiliki suara yang indah dan keras.


Tak hanya menjadi muadzin pertama, Bilal pun mempunyai kedudukan yang istimewa di sisi Rasulullah SAW. Bahkan suara langkah kaki Bilal pun terdengar hingga ke surga. Saat itu, Rasulullah SAW mendengar suara sandal Bilal saat Rasulullah SAW berada di surga pada malam Isra Mi’raj.

Dikisahkan bahwa selepas salat subuh berjamaah, Rasulullah SAW memanggil Bilal dan bertanya, “Katakanlah kepadaku, apa amalanmu yang paling besar pahalanya yang kamu kerjakan dalam Islam? Karena sesungguhnya aku mendengar hentakkan sandalmu di surga.” Kemudian Bilal pun menjawab, “Setiap aku berwudhu, kapanpun itu, baik siang maupun malam, aku selalu melakukan salat dengan wudhu tersebut.”

dari Abu Hurairah RA, beliau RA mengatakan, “Rasulullah SAW bersabda kepada Bilal setelah menunaikan salat subuh, ‘Wahai Bilal, beritahukanlah kepadaku tentang perbuatan-perbuatanmu yang paling engkau harapkan manfaatnya dalam Islam. Karena sesungguhnya tadi malam aku mendengar suara terompahmu di depanku di surga.’ Bilal RA menjawab, ‘Tidak ada satu perbuatan pun yang pernah aku lakukan, yang lebih kuharapkan manfaatnya dalam Islam dibandingkan dengan (harapanku terhadap) perbuatanku yang senantiasa melakukan salat (sunah) yang mampu aku lakukan setiap selesai bersuci (wudhu) dengan sempurna di waktu siang ataupun malam.” (HR. Muslim)

Pada bulan Dzul Qa’dah tahun 10 H, mulailah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mempersiapkan diri untuk menunaikan haji yang pertama sekaligus yang terakhir dalam kehidupan beliau. Yang kemudian dicatat sejarah dengan istilah haji wada’. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyeru kaum muslimin dari berebagai kabilah untuk menunaikan ibadah haji bersamanya. Diriwayatkan, jamaah haji pada tahun itu berjumlah lebih dari 100.000 orang bahkan lebih. Setelah menunaikan haji wada' ( perpisahan ) kondisi kesehatan Nabi mulai memburuk. Nabi Muhammad SAW wafat pada hari Senin tanggal 12 Rabiul Awal, tahun 11 H atau 8 Juni 632 M. Nabi Muhammad SAW meninggal dunia di usia 63 tahun, lebih 4 hari.

Saat jasad Rasulullah SAW menjelang dimakamkan, Bilal bin Rabah berdiri untuk mengumandangkan azan. Tiba di lafazh asyhadu anna Muhammad rasuulullah ('Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah'), suaranya terbata-bata. Sebuah riwayat menyebutkan, Bilal bin Rabah semenjak wafatnya Rasulullah SAW hanya dapat melakukan azan tiga hari. Sebab, setiap sampai pada lafazh “Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah”, ia selalu tersungkur dan menangis, Semenjak itulah Bilal menyatakan diri tidak akan mengumandangkan adzan lagi.

Ketika Khalifah Abu Bakar Ra. memintanya untuk jadi mu’adzin kembali, dengan hati pilu nan sendu bilal berkata: “Biarkan aku jadi muadzin Nabi saja. Nabi telah tiada, maka aku bukan muadzin siapa-siapa lagi.”
Abu Bakar terus mendesaknya, dan Bilal pun bertanya: “Dahulu, ketika engkau membebaskanku dari siksaan Umayyah bin Khalaf. Apakah engkau membebaskanmu karena dirimu apa karena Allah?.”
Abu Bakar hanya terdiam. “Jika engkau membebaskanku karena dirimu, maka aku bersedia jadi muadzinmu. Tetapi jika engkau dulu membebaskanku karena Allah, maka biarkan aku dengan keputusanku.” Dan Abu Bakar pun tak bisa lagi mendesak Bilal  untuk kembali mengumandangkan adzan.

Kesedihan sebab ditinggal wafat Nabi Muhammad SAW, terus mengendap di hati Bilal. Dan kesedihan itu yang mendorongnya meninggalkan Madinah, dia ikut pasukan Fath Islamy menuju Syam, dan kemudian tinggal di Homs, Syria. Lama Bilal tak mengunjungi Madinah, sampai pada suatu malam, Nabi Muhammad SAW. hadir dalam mimpi Bilal, dan menegurnya: “Ya Bilal, wa maa hadzal  jafa’? Hai Bilal, kenapa engkau tak mengunjungiku? Kenapa sampai begini?.” Bilal pun bangun terperanjat, segera dia mempersiapkan perjalanan ke Madinah, untuk ziarah pada Nabi Muhammad SAW. Sekian tahun sudah dia meninggalkan Madinnah.

Setiba di Madinah, Bilal bersedu sedan melepas rasa rindunya pada Nabi Muhammad SAW, pada sang kekasih. Saat itu, dua pemuda yang telah beranjak dewasa, mendekatinya. Keduanya adalah cucunya Nabi Muhammad SAW, Hasan dan Husein. Sembari mata sembab oleh tangis, Bilal yang kian beranjak tua memeluk kedua cucu Nabi Saw. Salah satu dari keduanya berkata kepada Bilal : “Paman, maukah engkau sekali saja mengumandangkan adzan buat kami? Kami ingin mengenang kakek kami.” Ketika itu, Umar bin Khattab yang telah jadi Khalifah juga sedang melihat pemandangan mengharukan itu, dan beliau juga memohon Bilal untuk mengumandangkan adzan, meski sekali saja.

Bilal pun memenuhi permintaan itu. Saat waktu shalat tiba, dia naik pada tempat dahulu biasa dia adzan pada masa Nabi Muhammad SAW masih hidup. Mulailah dia mengumandangkan adzan. Saat lafadz “Allahu Akbar” dikumandangkan olehnya, mendadak seluruh Madinah senyap, segala aktifitas terhenti, semua terkejut, suara yang telah bertahun-tahun hilang, suara yang mengingatkan pada sosok nan agung, suara yang begitu dirindukan, itu telah kembali. Ketika Bilal meneriakkan kata “Asyhadu an laa ilaha illallah”, seluruh isi kota madinah berlarian ke arah suara itu sembari berteriak, bahkan para gadis dalam pingitan mereka pun keluar.

Dan saat bilal mengumandangkan “Asyhadu anna Muhammadan Rasulullah”, Madinah pecah oleh tangisan dan ratapan yang sangat memilukan. Semua menangis, teringat masa-masa indah bersama Nabi. Umar bin Khattab yang paling keras tangisnya. Bahkan Bilal sendiri pun tak sanggup meneruskan adzannya. Lidahnya tercekat oleh air mata yang berderai. Hari itu, madinah mengenang masa saat masih ada Nabi Saw. Tak ada pribadi agung yang begitu dicintai seperti Nabi Saw. Dan adzan itu, adzan yang tak bisa dirampungkan itu, adalah adzan pertama sekaligus adzan terakhirnya Bilal Ra. semenjak Nabi Saw. wafat. Dia tak pernah bersedia lagi mengumandangkan adzan. Sebab kesedihan yang sangat segera mencabik-cabik hatinya mengenang seseorang yang karenanya dirinya derajatnya terangkat begitu tinggi.

Jika hati sobat terketuk ketika membaca kisah ini maka di hati sobat juga menyayangi Nabi muhammad SAW, semoga kita kelak dapat bertemu dengan Nabi di akhirat sebagai umat beliau.
Baca selengkapnya

Sunday, 5 May 2019

CARA SOLAT TARAWIH DI RUMAH

CARA SOLAT TARAWIH DI RUMAH

Mak2 yg ada anak kecil dan jugak mak2 yg siangnya bekerja, malamnya jadi supermak.. jom baca cara2 nak buat solat terawih di rumah..

Solat Tarawih bererti solat dengan rasa senang dan kelapangan hati selepas solat fardhu Isya'.

Mudahnya nak beribadah.. jangan sedih kalau tak dapat ikut buat terawih di masjid.


● Mungkin kita ada anak yang masih kecil, jadi agak sukar nak bawak si kecil bersama ke masjid.

● Mungkin kita ibu bekerja yg sudah seharian bekerja di pejabat dan pulang menyambung tanggungjawab di rumah pula.

● Solat Tarawih dikerjakan setelah mengerjakan sembahyang Isyak dan waktunya berpanjangan sehingga akhir malam. Jadi bolehlah ibu berehat atau menunggu si kecil tidur dahulu... sangat bersesuaian dengan diri mereka yang sudah keletihan menguruskan rumah dan keluarga.

Bagi yang baru nak berjinak solat tarawih dirumah, boleh ikut cara di bawah ye:

SOLAT SUNAT TERAWIH
~~~~~~~~~~~~~~~~~

● Niatnya  :
أ ُصـَــلـِّــى سـُــنـَّـَــة َ الــتـَّـَــرَاو ِيـْــح ِ رَكـْــعـَــتـَــيـْــن ِ لـِــلـَّـَـه تـَــعـَــالـَــى
“Sahaja aku solat sunat tarawih dua rakaat kerana Allah Ta’ala.”

● Bilangan rakaat buatlah yang termampu.  Paling ringkas buat 11 rakaat, 8 terawih dan 3 witir. Lakukan setiap 2 rakaat satu salam dan seterusnya.  Witir pula, 2 rakaat 1 salam dan witir 1 rakaat 1 salam.

● Apa yang wajib adalah surah al Fatihah, surah surah berikutnya adalah pilihan kita dan ia adalah sunat.

● Segala bacaan di luar solat, seperti salawat, doa dan periwayatan khalifah tidak termasuk amalan solat tarawih, tetapi hanya selingan antara solat. Tidak ada larangan untuk bersalawat atau berdoa, jika cara dan adab melakukannya baik. Dan ia tidak menjejaskan solat tarawih jika ditinggalkan.

SOLAT SUNAT WITIR
~~~~~~~~~~~~~~~

Solat Witir adalah salah satu solat sunat yang sangat dituntut untuk dikerjakan.
Hukum solat Witir adalah Sunnat Muakkad. Jumlah maksima solat witir itu ialah 11 rakaat (6 salam), sebaik-baiknya 3 rakaat (2 salam) dan sekurang-kurangnya satu rakaat sahaja.

Jika berniat hendak melakukan qiyamullail, boleh tangguhkan solat witir selepas selesai qiyamullail tersebut kerana solat witir adalah penutup kepada solat2 sunat yang lain.

● Niat Solat Sunat Witir Dua Rakaat
أصَلِّي سُنَّةَ الوِتْرِ رَكَعَتَيْنِ لِلهِ تَعالىَ
"Aku solat sunnat witir dua rakaat kerana Allah Taala"

● Niat Solat Sunat Witir Satu Rakaat
أصَلِّي سُنَّةَ الوِتْرِ رَكَعَةً لِلهِ تَعالىَ
"Aku solat sunnat witir satu rakaat kerana Allah Taala"

● Zikir Selepas Solat Witir
سُبْحَانَ اللَّهُ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ  [3x]

● Doa Solat Witir
"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan keredhaanMu daripada kemurkaanMu,dan aku berlindung dengan kemaafanMu daripada balasanMu,
dan aku berlindung denganMu seperti pujiMu sendiri ke atas diriMu.
Maka segala pujian dan sanjungan sehingga Engkau redhai..

Sangat lah mudah..tiada alasan untuk tidak dapat buat solat tarawih kerana tidak dapat ke masjid. Selepas anak-anak dah tidur dan selepas berehat, bolehlah kita mulakan. Jom sama-sama berubah kearah yang lebih baik..kalau tahun lepas langsung tak dapat buat solat tarawih, tahun ni kita usaha buat.

SEMOGA BERMANFAAT...

kredit - FB Suamiku Imamku Isteriku Makmumku
Baca selengkapnya

Friday, 3 May 2019

AWAL BULAN RAMADHAN 1440 H DI INDONESIA : SENIN LEGI, 06 MEI 2019 M.

AWAL BULAN RAMADHAN 1440 H DI INDONESIA : SENIN LEGI, 06 MEI 2019 M.

Berdasarkan prediksi hisab kontemporer sistem "Nautical Al-Manac" in sya Allah NU bersama pemerintah RI dan Muhammadiyah akan mengawali awal bulan suci Ramadhan 1440 H. secara bersama-sama tanpa ada perbedaan yaitu pada hari Senin Legi, 06 Mei 2019 M. Adapun keputusan selanjutnya menunggu hasil pengumuman Menteri Agama RI dalam "Sidang Itsbat" di Jakarta pada hari Ahad malam Senin, 05 Mei 2019.

Inilah rekap hasil perhitungan (hisab)-nya sebagai berikut:

REKAP HISAB AWAL BULAN RAMADHAN 1440 H. / 2019 M. MENURUT SISTEM HISAB KONTEMPORER “NAUTICAL ALMANAC”
(RU'YATUL HILAL: AHAD KLIWON, 05 MEI 2019 M.)


Al-Hasib: M.Thobary Syadzily Al-Bantani
(1. Ketua Kajian dan Pengembangan Lembaga Dakwah PBNU,
2. Pimpinan Majelis Sholawat Al-Fatih Indonesia / MESOFIA,
3. Pakar Hisab & Rukyat Kemenag RI,
4. Ketua Lembaga al-Falakiyah PWNU Provinsi Banten,
5. Tim Lajnah Tashih al-Kutub ath-Thoriqiyyah Idarah 'Aliyyah Jam'iyyah Ahli ath-Thoriqoh al-Mu'tabaroh an-Nahdliyyah (JATMAN).

=====================================================================

Pusat Observasi Bulan (POB) : Pelabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat
Lintang Tempat (Ø ) : -7° 01' 44,6'' Lintang Selatan
Bujur Tempat ( λ ) : 106° 33' 27,8'' Bujur Timur
Tinggi Tempat/ Elevasi ( EL ) : 52,685 meter di atas Permukaan Laut

======================================================================

1. Ijtima’ ( اجتماع / Konjungsi / New Moon ) akhir bulan Sya'ban 1440 H terjadi pada hari Ahad Kliwon, 05 Mei 2019 M. pada pukul 05 : 45 : 00 WIB (Pagi hari)

2. Matahari Terbenam ( غروب الشمس/ Sunset ) pada pukul 17 : 46 : 00 WIB.

3. Hilal Terbenam ( غروب الهلال / Moonset ) pada pukul 18 : 10 : 14 WIB.

4. Umur Hilal (عمر الهلال / Age of the Crescent Moon ) = 12 jam 1 menit.

5. Greenwich Hour Angle (GHA) Bulan pada tgl 05 Mei 2019 pukul 10:46 GMT sebesar 335° 3' 37,8''

6. Deklanasi Bulan tgl 05 Mei 2019 pukul 10:46 GMT sebesar 13° 44 ' 59,4 ''

7. Horizontal Parallax Bulan tgl 05 Mei 2019 pukul 10:44 GMT sebesar 0° 56 ' 46,6 ''

8. Semi Diameter Bulan tgl 05 Mei 2019 pukul 10:46 GMT = 0° 15 ' 30 ''

9. Tinggi Hakiki / Geosentris Hilal ارتفاع الهلال الحقيقي ) / True or Geocentric Altitude of the Crescent Moon) = 6° 23 ' 54,2 '' = 6,4 derajat ( di atas ufuk / above horizon ).

10. Tinggi Lihat / Toposentris Hilal ( ارتفاع الهلال المرئي/ Apparent or Topocentric Altitude of the Crescent Moon ) = 6°  3 ' 29,38 '' = 6,01 derajat ( di atas ufuk / above horizon ).

11. Lama Hilal di atas ufuk ( مكث الهلال فوق الأفق / Long of the Crescent Moon ) = 24 menit 14 detik.

12. Azimuth Matahari ( سمت الشمس / Azimuth of the Sun ) = 286° 13 ' 44" atau 286,2°.

13. Azimuth Hilal ( سمث الهلال / Azimuth of the Crescent ) = 284° 45 ' 44,5 " atau 284,8°.

14. Posisi Hilal (منزلة الهلال / Position of the Crescent Moon) 1° 27 ' 59,5 '' atau 1,5 derajat di sebelah Selatan Matahari Terbenam dalam keadaan terlentang sebesar 13° 36 ' 29,09 '' atau 13,6°.

15. Lebar Nurul Hilal (سمك الهلال / Crescent Widht) = 0° 24 ' 55,95 '' = 0,415542589 jari.

16. Elongasi (زاوية الاستطالة / Elongation) = 6° 31' 5" atau 6,5 derajat.

17. Berdasarkan Ilmu Astronomi: Ketinggian Hilal Toposentris / Mar’i tersebut di atas sebesar 6° 3 ' 29,38'' atau 6,01 derajat ( di atas ufuk ) sudah *Imkan ar-Ru'yat* Tegasnya Hilal kemungkinan besar sudah dapat dirukyat atau dilihat, baik dengan menggunakan teropong (teleskop) maupun mata telanjang (naked eye). Dengan demikian: Awal bulan Ramadhan 1440 H jatuh pada hari Senin Legi, 06 Mei 2019 M.

CATATAN:

1. Perhitungan diambil berdasarkan pada data Matahari (Sun) dan Bulan (Moon) dari The Nautical Almanac for the Year 2019, di mana data Matahari (Sun) dan Bulan (Moon) tersebut merupakan hasil pantauan satelit ruang angkasa, NASA (National Aeronautics Space and Administration). {http://www.tecepe.com.br/scripts/AlmanacPagesISAPI.dll/pages?date=05%2F05%2F2019}

2. Keputusan selanjutnya menunggu hasil pengumuman Menteri Agama RI dalam *Sidang Itsbat* di Jakkarta yang in sya Allah akan digelar pada hari Ahad malam Senin, 05 Mei 2019 ba'da shalat Isya.

3. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1440 H / 2019 M. Semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan, panjang umur, dan kekuatan beribadah kepada kita.
وبارك الله فيكم وأهلكم أجمعين

Kota Tangerang: Rabu, 01 Mei 2019 M. / 25 Sya'ban 1440 H.

Wassalam

Muhammad Thobary Syadzily
Baca selengkapnya

RAHASIA HITUNGAN BULAN HIJRIAH DAN MASEHI

RAHASIA HITUNGAN BULAN HIJRIAH DAN MASEHI

Dalam satu tahun ALLOH menjadikan 12 bulan, baik menggunakan perhitungan rembulan maupun matahari.

Adapun bulan yang mengikuti perhitungan rembulan Yaitu:

1. Muharrom (محرم): 30 hari.
2. Shofar ( صفر الخير): 30 hari.
3. Robi’ul Awwal (ربيع الأول): 30 hari.
4. Robi’ul Tsanii (ربيع الثاني): 29 hari.
5. Jumadal Ulaa (جمادى الأولى): 30 hari.
6. Jumadal Akhiiroh (جمادى الأخيرة): 29 hari.
7. Rojab (رجب الأصم): 29 hari.
8. Sya’ban (شعبان): 30 hari.
9. Romadlon (رمضان): 29 hari.
10. Syawwal (شوال): 30 hari.
11. Dzul Qo’dah (ذو القعدة): 30 hari.
12. Dzul Hijjah(ذو الحجة): 29 hari.

Jika kita hitung, maka bulan yang mempunyai 29 hari ada lima dan bulan yang mempunyai 30 hari ada tujuh: (29X5)+(30X7)=145+210= 355 hari.


Begitu pula bulan yang mengikuti peredaran matahari ada dua belas yaitu

Baca juga :

Pengertian Ashobiyah, larangan  dan macam macamnya

Lima generasi Walisonga

1. Januari, dalam bahasa arab dinamakan Kaanuun Al-Tsaani (كانون الثاني):  31 Hari.

2. Februari yang dinamakan Syubaath (شباط):  28 Hari.

3. Maret yang dinamakan Aadzaar (آذار):  31 Hari.

4. April yang dinamakan Naysaan (نيسان):  30 Hari.

5. Mei yang dinamakan Ayyaar (أيار):  31 Hari.

6. Juni yang dinamakan Haziiroon (حزيران):  30 Hari.

7. Juli yang dinamakan Tammuuz (تموز):  31 Hari.

8. Agustus yang dinamakan Aab (آب):  31 Hari.

9. September yang dinamakan Ayluul (أيلول):  30 Hari.

10. Oktober yang dinamakan Tasyrin Al-Awwal (تشرين الأول):  31 Hari.

11. November yang dinamakan Tasyriin Al-Tsaani (تشرين الثاني):  30 Hari.

12. Desember yang dinamakan Kaanuun Al-Awwal (كانون الأول):  31 Hari.

Jika kita hitung, maka jumlah bulan yang mempunyai 31 hari ada tujuh, bulan yang mempunyai 30 hari ada empat, dan bulan yang mempunyai 28 hari ada satu: (31X7)+(30X4)+28=217+120+28= 365 hari.

Berarti antara setiap satu tahun rembulan dan tahun matahari mempunyai selisih sepuluh hari (365-355=10). Jika hal ini berulang-ulang selama tiga puluh tiga tahun maka mempunyai selisih 330 hari.

Setiap empat tahun sekali ada satu tahun kabisat yaitu tahun yang habis dibagi empat yang berarti jumlah hari pada bulan februari ada 29 hari.

Jika hal ini berulang-ulang selama tiga puluh tiga tahun maka mempunyai selisih 8 hari (33:4=8).

Maka dalam waktu tiga puluh tiga tahun ada jumlah selisih 338 hari yaitu 330+8 (sama dengan sebelas bulan delapan hari apabila satu bulan dibuat rata-rata tiga puluh hari atau apabila dibulatkan menjadi satu tahun).

Karena itu, setiap 33 tahun matahari sama dengan 33 tahun sebelas bulan delapan hari atau jika dibulatkan sama dengan 34 tahun rembulan. Inilah yang dinamakan siklus tiga puluh tiga tahun.

Dan apabila siklus ini berulang-ulang sampai tiga kali maka akan ada selisih tiga tahun, dan kita peringati dengan adanya wirid setelah sholat dengan membaca:
 سبحان الله

33 kali,

الحمد لله

33 kali, dan

الله أكبر

Juga 33 kali.

Setiap 33 butir subhah (biji tasbih) maka diselingi dengan adanya satu butir subhah yang berbeda.

Akan tetapi siklus itu tidak akan sempurna kecuali setelah menambahkan satu tahun menjadi seratus atau satu abad, hal ini diperingati dengan menambahkan kalimat

الله أكبر كبيرا والحمد لله كثيرا وسبحان الله بكرة وأصيلا لا إله إلا الله وحده لا شريك له له الملك وله الحمد يحيي ويميت وهو على كل شيء قدير لا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم.

Kalimat itu sebagai penyempurna seratus.

Apabila dalam satu abad terdapat tiga siklus, maka dalam tiga abad terdapat Sembilan siklus selisih tahun matahari dan rembulan. Hal itu diisyaratkan oleh al-qur’an

ولبثوا في كهفهم ثلاثمائة سنين وازدادوا تسعا

Yaitu waktu tinggal Ashabul kahfi di gua selama tiga ratus tahun perhitungan matahari dan ditambah Sembilan tahun (menjadi tiga ratus Sembilan tahun) perhitungan rembulan.

Dalam hal ini, pembacaan kalimat tahlil:

لا إله إلا الله

Di musholla Al-Anwar setelah sholat shubuh berjumlah tiga ratus kali, salah satunya untuk memperingati siklus tersebut (seperti Ngendikan Syaikhina).

Dan yang pokok untuk perhitungan manusia dan hajji adalah perhitungan tahun rembulan. seperti diisyaratkan

يسألونك عن الأهلة قل هي مواقيت للناس والحج

Karena itu, kita kembali pada pembahasan tahun rembulan.

ALLOH menjadikan tahun berjumlah dua belas bulan, dan diantara kedua belas bulan itu, terdapat empat bulan yang mulia yaitu Rojab, Dzul Qo’dah, Dzul Hijjah dan Muharram. Ketetapan ini sudah sejak dijadikannya langit dan bumi.

Hal ini diisyaratkan pada kalimat tauhid:

لا إله إلا الله

Jumlah hurufnya ada dua belas:

لا (lam, alif).
إله (Hamzah, lam, ha’).
إلا (hamzah, lam, alif).
الله (alif, lam, lam, ha’).

Keempat bulan yang mulia itu diisyaratkan dengan lafad الله (alif, lam, lam, ha’) yang berjumlah empat huruf. Hal itu disebutkan dalam Al-qur’an

إن عدة الشهور عند الله اثنا عشر شهرا في كتاب الله يوم خلق السموات والأرض منها أربعة حرم ذلك الدين القيم فلا تظلموا فيهن أنفسكم

Setelah terutusnya Rosululloh, kemulyaan itu bukan hanya pada empat bulan tersebut. Akan tetapi, ada tambahan tiga bulan, menjadi tujuh bulan.

Dan hal ini diisyratkan dengan tambahan kata:

 إلا (hamzah, lam, alif)

Yang merubah dari negatif (لا إله) menjadi positif (إلا الله) yang berjumlah tujuh huruf.

Ketujuh bulan mulya itu yaitu Rojab (Syahrullooh), Sya’ban (Syahru Rosulillaah), Romadlon (Syahru Ummatir Rosul), Syawwal, Dzul Qo’dah, Dzul Hijjah (Asyhurun Ma’luumat) dan Muharram.

Sehingga dalam bulan-bulan ini ditekankan adanya puasa. 10 Rajab, 15 Sya’ban, Romadlon terutama sepuluh hari terakhir, Syawwal enam hari, Dzul Qo’dah satu hari untuk orang yang akan hajji agar menjadi mabrur, Dzul Hijjah 8 dan 9 (untuk yang tidak berhajji) dan Muharrom 9 dan 10. Sehingga dalam satu tahun berpuasa sunnah tidak kurang dari dua belas hari.

Dalam satu tahun qomariyyah berjumlah 355 hari, dan diantara jumlah itu ada lima hari yang diharamkan berpuasa pada hari itu yaitu Hari raya idul Fithri Satu Syawwal, Hari raya idul Adlha 10 Dzul Hijjah dan Hari-hari tasyriq 11, 12 dan 13 Dzul Hijjah. Dan jumlah hari dalam satu tahun yang boleh ada puasanya ada 350 hari.

Apabila dalam romadlon berjumlah 29 dan ditambah puasa enam hari syawal atau enam hari selain syawwal yang telah disebut, maka jumlah puasa dalam satu tahun ada minimal 35 hari.

Karena Rahmat ALLOH yang begitu besar, Satu Amal kebaikan akan dilipat gandakan minimal 10, sehingga seakan-akan telah berpuasa setahun penuh 350 hari yaitu jumlah hari yang diperbolehkan ada puasa pada hari itu.

Dalam suatu hadist Nabi bersabda:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: "من صام رمضان وأتبعه ستا من شوال كان كصيام الدهر ". رواه مسلم وأبو داود والترمذي والنسائي وابن ماجه وقد فسر ذلك النبي صلى الله عليه وسلم بقوله : "من صام ستة أيام بعد الفطر كان تمام السنة :(من جاء بالحسنة فله عشر أمثالها ) .  وفي رواية : " جعل الله الحسنة بعشر أمثالها فشهر بعشرة أشهر وصيام ستة أيام تمام السنة" النسائي وابن ماجة وهو في صحيح الترغيب والترهيب ورواه ابن خزيمة بلفظ : "صيام شهر رمضان بعشرة أمثالها وصيام ستة أيام بشهرين فذلك صيام السنة.

Inilah sedikit dari Syaikhona Maimoen Zubair
Sumber : Kumpulan Hikmah Ulama
Baca selengkapnya

Bawa Bukti 73.000 Lebih Kesalahan Input Situng KPU. Relawan IT BPN Desak Bawaslu Hentikan Situng KPU

*Press Release*

*Bawa Bukti 73.000 Lebih Kesalahan Input Situng KPU. Relawan IT BPN Desak Bawaslu Hentikan Situng KPU*

Jakarta, 3 Mei 2019.

Relawan IT BPN Prabowo-Sandi kembali melaporkan hasil verifikasi data aplikasi penghitungan suara (Situng) KPU ke Bawaslu. Mereka menemukan sebanyak 73.715 kesalahan input data Situng atau sebesar 15.4 persen dari total 477.021 TPS yang telah diinput.

Data-data kesalahan tersebut telah di-capture dan barang buktinya dibawa serta diserahkan kepada Bawaslu sebanyak 1 kontainer.


Kesalahan terbesar ditemukan di Jawa  Tengah sebanyak 7.666  TPS, Jawa Timur  (5.826), Sumatera Utara 4.327, Sumatera Selatan 3.296, dan Sulawesi Selatan 3.219.

“Ini kesalahannya sangat brutal. Batas toleransi kesalahan dalam sistem IT paling tinggi 0,1. Kami menemukan sampai 15.4 persen,” ujar Koordinator Relawan IT BPN Mustofa Nahrawardaya di Gedung Bawaslu, Jakarta.

Mustofa hadir bersama Sekretaris Relawan Dian Islamiati dan sejumlah relawan lain, sebagian besar adalah tenaga ahli di bidang audit IT. Puluhan tenaga auditor  ikut terlibat melakukan verifikasi data-data yang telah di entry ke Situng KPU.

Mereka bekerja sejak 27 April-2 Mei sebagai respon atas banyaknya keluhan dari masyarakat atas data Situng KPU.

Kamis (2/4) mereka juga sudah mendatangi Bawaslu dan melaporkan temuan kesalahan entry data sebanyak 13. 031. Namun dari lanjutan verifikasi atas data Situng KPU mereka kembali menemukan kesalahan dengan data yang jauh lebih banyak.

Dari berbagai kesalahan input tersebut yang paling banyak adalah tidak ada C1 lembar 1 sebanyak 33.221. Tidak ada C1 lembar 2 (33.199). Tidak ada C1 lembar 1 dan lembar 2 (29.731).

Jumlah total suara dan kehadiran tidak sesuai (12.451). Total perolehan suara paslon 01, paslon 02 plus suara tidak sah (8.279). Total suara sah paslon 01 dan paslon 02 tidak cocok (6.836),  Total suara sah dan tidak sah, tidak  cocok (5.134), suara paslon 01 melebih kehadiran pemilih (2.394), suara paslon 02 melebih kehadiran (1.124) dan jumlah kehadiran melebihi DPT (1.112).

Dian berharap Bawaslu segera menghentikan Situng KPU dan melakukan audit forensik IT secara independen. “Faktanya sangat mengerikan. Bukti-bukti yang ada menunjukkan KPU bertindak sangat tidak profesional. Sangat menyesatkan publik. Apalagi Situng ini ditayangkan di sejumlah stasiun TV,” ujarnya.

Dian mengingatkan KPU bahwa kesalahan input data dan menghilangkan hak suara pemilih, bisa berujung pidana. “KPU harus segera menghentikan proses Situng dan penanyangannya, tanpa harus menunggu keputusan Bawaslu.” end
Baca selengkapnya

Thursday, 2 May 2019

KEUTAMAAN AHLUL BAIT

KEUTAMAAN AHLUL BAIT

“Diriwayatkan dari Umar bin Abi Salamah, anak istri Nabi Saw, ia berkata: Ketika ayat ini turun: “Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya. (al-Ahzab: 33)”

di rumah Ummi Salamah, maka Rasulullah memanggil Fatimah, Hasan dan Husain, kemudian menutupi mereka dengan selimut, Ali di belakangnya lalu ditutupi dengan selimut, Nabi berdoa: “Ya Allah, mereka inilah Ahli Bait-ku. Hilangkan dosa dari mereka, dan bersihkanlah mereka dengan sebersih-bersihnya”
(HR at-Turmudzi).


Dari hadis ini dapat diketahui bahwa:

(1) Ahlu Bait adalah keturunan Sayidah Fatimah, baik dari keturunan Sayidina Hasan maupun Sayidina Husain (ket. Kitab Bughyah).

(2) Keturunan Rasulullah Saw memiliki keistimewaan yang telah didoakan oleh Nabi Muhammad Saw.
Baca selengkapnya

Wednesday, 1 May 2019

Jokowi teken Pemindahan Ibukota, FAHRI HAMZAH : JANGAN BECANDA SOAL IBUKOTA

JANGAN BECANDA SOAL IBUKOTA 

Mindahin suara diam-diam...
Mindahin data diam-diam...
Mindahin ibukota diam-diam...

Siapakah dia?

Zaman Pak Jokowi dan Pak JK pemerintah menghentikan pemekaran DOB (Daerah Otonomi Baru) alasan gak punya uang. Bikin 1 kabupaten aja gak punya uang, ini mau bikin ibukota.  Dasar esemka! 😀


Kita punya masalah serius..
Kita perlu solusi serius..
Kita perlu orang serius...

Membangun ibukota bukan pekerjaan mandor atau kontraktor...

Itu pekerjaan intelektual dan negarawan...

Kita punya masalah serius dan kita perlu orang serius...

Jangan ngawur!

Jangan becanda soal ibukota...
Bisa durhaka...
Ibukota bicara seperti ibu kita...

Selesaikan defisit BPJS dulu supaya pelayanan kesehatan jangan terbengkalai...

Bayar gaji guru, angkat guru honorer, bangun ruang kelas dan perbaiki sekolah... itu lebih prioritas...

Banyak lagi!

Twitter @Fahrihamzah 30/4-1/5/2019
Baca selengkapnya

Saturday, 16 September 2017

25 Bukti Jokowi PKI, ada yang bisa bantah?

[laskarsyahadat] 25 bukti yang menyebutkan bahwa Jokowi seorang PKI :

1. Bukti Jokowi PKI: sembunyikan indentitas asli dan tempat lahirnya. Ngaku2 lahir di Bantaran Kali Pepe, Munggung, Solo. faktanya? tidak


2. Bukti Jokowi PKI, semula tidak ngaku berasal dari Giriroto Ngemplak Boyolali, Basis PKI terbesar RI 1955-1965. Raih 21 dari 34 kursi

3. Bukti Jokowi PKI, sembunyikan nama asli orang tuanya. Widjiatno, biasa dipanggil Pak Widji oleh tetangga, diganti dengan Noto Mihardjo

4. Bukti Jokowi PKI, widji ayah Jokowi Ketua Operasi Perlawanan Rakyat (OPR) Pembunuh puluhan umat Islam 1 Okt 1965 di Giriroto, Boyolali

5. Bukti PKI : Tutupi fakta ayahnya melarikan diri saat operasi TNI. Ayah jokowi sembunyi 4 thn di Wonogiri, bersama Supardi Tokoh PKI

6. Bukti Jokowi PKI : sembunyikan fakta ayahnya, Widji sembunyi ngumpet di Makam Raden Umar Said bersama Supardi, skrg nyamar kuncen makam

7. Bukti Jokowi PKI : Jokowi rutin kunjungi Supardi aka Mbah Pardi yg skrg nyamar jadi kuncen Makam Keramat R Umar Said di Wonogiri.

8. Bukti Jokowi PKI : Jokowi didoktrin PKI dan dimentor Mbah Pardi tokoh PKI yg juga mentor satgas2 PDIP Boyolali, Klaten dan Solo. Ngeri !

9. Bukti Jokowi PKI : jokowi muncul jd cawalkot Solo dan direkomendasi Seno Kumuharsdjo tokoh LEKRA PKI atas permintaan Mbah Pardi.

10. Bukti Jokowi PKI : dia tak pernah tunjukan akte lahir, buku nikah, kartu keluarga asli dll. Takut jadi bukti nama ayahnya : widjiatno

11. Bukti Jokowi PKI : jadi walikot Solo didukung penuh Hoo Hap ormas cina komunis PKI yg hari2 adalah bernama PMS (perkumpulan masy solo)

12. Bukti Jokowi PKI : Di PDIP Solo & DPP PDIP pendukung utamanya adalah faksi PKI. Di Solo Jokowi didukung Pur Wisanggeni, Tokoh PKI Solo

13. Bukti Jokowi PKI : Ibunya sudjiatmi kader Sulami mantan sekjen Gerwani. Sulami rutin ke Giriroto kasih pembekalan kader2 PKI & Gerwani

14. Bukti Jokowi PKI : trauma dengar suara takbir di malam lebaran, teringat balasan umat islam ke Giriroto, suara takbir berkumandang

15. Bukti Jokowi PKI : rutin ke china – Rusia sejak 2006 berkedok acara heritage dll.. Belajar komunis di PKC China, kadet angkatan Pertama

16. Bukti Jokowi PKI, selalu ucapkan slogan2 populer PKI : pekerja partai, Kawan, Revolusi Mental, Gerilya Pintu, Bubarkan Babinsa dll

17. Bukti Jokowi PKI : terbukti menerima belasan kali delegasi partai konunis china & timor leste scra diam2 dan berkedok studi banding dll

18. Bukti Jokowi PKI : nekad mengaku Islam tapi selalu menyebut takbir, tahmid dan tahlil dgn sebutan “Nyanyian”. Melarang takbiran Lebaran

19. Bukti Jokowi PKI : memilih poros moskow – beijing dan menjauh dari Washington meski akibatnya Mega batal dinominasi AS jd sekjen PBB.

20. Bukti Jokowi PKI : tdk merasa bersalah dan semangat 65 bantu hendropriyono rekyasa “terorisme islam” di Solo yg bejat dan keji itu

21. Bukti Jokowi PKI : dia halalkan segala cara utk berkuasa. Nyamar islam, khianat, menjual negara dan fitnah orang lain atau diri sendiri.

22. Bukti Jokowi PKI : perhatikan tanggal2 SURAT PENTING dan tanggal2 acara penting Jokowi : selalu 30 September … kode atau ??

23. Bukti Jokowi PKI : tidak pernah jujur mengakui latar belakang dan riwayat hidup. Kisah palsu disebarkan, riwayat asli dihilangkan

24. Bukti Jokowi PKI : selalu menghindar jika muncul pertanyaan terkait jati dirinya, selalu mengalihkan ke isu lain. perhatikan matanya !

25. Bukti Jokowi PKI : teman2 dekatnya di Solo dan Boyolali semuanya eks tentara merah PKI, OPR PKI. Mau datanya? Tanya AMHP ex Ka BIN.

sumber:TeropongSenayan

https://www.google.co.id/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://www.intelijen.co.id/heboh-ini-dia-akun-bongkar-25-bukti-jokowi-pki-benarkah/amp/&ved=0ahUKEwivz6Kcg6HWAhVMQI8KHfamAB4QFgg1MAM&usg=AFQjCNFWSCT0KTLFsmiMu1jap0ZNYR8QPA&ampcf=1

https://www.google.co.id/url?sa=t&source=web&rct=j&url=http://laskarsyahadat.blogspot.com/2017/09/foto-jokowi-ziarahi-widjiatno.html&ved=0ahUKEwivz6Kcg6HWAhVMQI8KHfamAB4QFghvMAk&usg=AFQjCNHDTV6HEeB2EOL6Kai_c-yQS-ME_w
Baca selengkapnya
loading...