Showing posts with label Pendidikan Islam. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan Islam. Show all posts

Friday, 31 August 2018

Menyedihkan! Gelar Aksi, Projo pakai stutmen seorang kakek untuk menggantikan mahasiswa!

Gelar Aksi Tipu

Diduga pasukan Bayaran membentangkan spanduk tolak gelaran aksi deklarasi ganti presiden di Aceh. Namun ada kejanggalan dan keanehan tertulis dispanduk gerakan yang dipeloppori oleh mahasiswa, ternyata malah kakek kakek yang tidak tau maksud dan tujuan mengikuti aksi.


Menyedihkan , era reformasi mahasiswa bergerak dengan masyarakat mengoreksi kinerja pemerintah, namun pada era sekarang dibungkam dengan segala cara oleh rezim cebong.

Aksi yang digelar pun hanya jadi bahan tertawaan masyarakat Aceh. Karena semua mahasiswa tersebut ternyata seorang stutmen yang sudah kakek kakek!!
Baca selengkapnya

Kasihan!!! Projo Gelar Aksi Dukung Jokowi, Masyarakat Surabaya tidak Dukung

Rakyat Cerdas tak Bisa diBohongi

Para Projo melakukan aksi dukungan terhadap Jokowi dengan menggelar aksi di sepanjang jalan kota Surabaya. Aksi tersebut diperkirakan akan menyesakkan dan membuat macet jalan. Namun,  alih alih membuat aksi,  barisan muda Surabaya (bamus)  masyarakat malah tak peduli.

Beginilah tragisnya pasukan Projo yang terkenal pasukan nasi bungkus


Terlihat dalam aksi tersebut hanya segelintir pasukan yang tak percaya diri.
Baca selengkapnya

Monday, 13 August 2018

Mengapa Jenderal Prabowo Tak Sempurna dalam duduk.. Terharu baca *TAHIYAT AKHIR SANG JENDERAL*

Mengapa Bpk Prabowo klo Duduk Tasyahud Tidak Sempurna... Bacalah sejenak Artikel d bawah ini, smoga bisa sdikit d Mengerti

~ TAHIYAT AKHIR SANG JENDERAL ~

- Azwar Siregar -

Beberapa hari yang lalu di acara ILC ada seorang Politikus, walaupun agak meragukan tapi sepertinya berjenis kelamin Perempuan.
Si Politikus yang berasal dari parTAI Nasdem itu mempertanyakan jasa seorang Prabowo Subianto kepada bangsa Indonesia ?


Tentu saja pertanyaan naif ini bisa kita maklumi karena yang bertanya adalah politikus Partai Nasdem, bagi Nasdem selain Jokowi tentu saja manusia paling banyak jasanya bagi bangsa Indonesia cuma Surya Paloh.

Anda kenal kan si Surya Paloh?
Orang yang kalau ngomong biji matanya seperti hendak meloncat keluar saking semangatnya berteriak "Kita...Kita...1000×".
Sampai sekarang saya tidak paham siapa Kita yang dia maksud.

Tapi yang pasti orang ini yang dulu menjanjikan Nasdem hanyalah Ormas, tapi ternyata kemudian berubah jadi Partai Politik.
(https://www.m.liputan6.com/amp/346450/surya-paloh-tekankan-ormas-nasdem-bukan-parpol
(https://nasional.kompas.com/read/2011/01/28/0341529/nasdem.takkan.jadi.partai.politik)

Orang ini juga pernah menjanjikan Partainya akan dibubarkan kalau sampai ada kadernya yang tersangkut masalah korupsi.
Nyatanya Sekjen Nasdem dipanggil KPK, si Paloh kembali menjilat ludah sendiri.
(https://m.republika.co.id/berita/nasional/politik/15/10/15/nw9nnq334-netizen-tagih
-surya-paloh-penuhi-bubarkan-partai-nasdem).

Jadi kejujuran seperti apa yang bisa diharapkan dari kadernya kalau omongan "pemilik" Nasdem saja tidak bisa dipercaya?

Mereka bertanya tentang jasa seorang Jenderal terbaik dari kesatuan terbaik yang dimiliki Angkatan Bersenjata Republik ini.
Mungkin kisah penyelamatan Wilfrida Soik dari tiang gantungan negara Jiran Malaysia sudah terlupakan.
Atau mereka menganggap Wilfrida Soik bukan siapa-siapa kecuali rakyat jelata yang hanya dibutuhkan suaranya ketika Pemilu dan Pilkada?

Mungkin kisah-kisah kebaikan hati Prabowo Subianto kepada para sahabat dan anak buahnya semasa bertugas jadi Tentara sudah banyak yang bercerita jadi dianggap biasa saja.
Jadi orang baik berulangkali berbuat baik dianggap wajar dan biasa sementara ada yang kerjanya cuma melempar-lempar hadiah dan menambah hutang negara dianggap prestasi luar biasa.
Dasar politikus sakit jiwa.

Sekarang saya akan menceritakan kisah pengorbanan tertinggi yang mampu diberikan setiap anak bangsa kepada negaranya, yaitu menyerahkan jiwa, raga dan nyawa.
Prabowo Subianto sudah berulangkali menggadaikan nyawanya diberbagai medan perang dan pertempuran bersenjata atas nama Indonesia.

Pernahkah anda perhatikan Pak Prabowo sedang sholat, khususnya ketika beliau duduk tahiyat dan duduk diantara dua sujud?
Beliau tidak bisa duduk tahiyat dengan sempurna lagi karena kaki beliau bekas beberapa kali operasi. Kaki beliau berkali-kali dioperasi karena remuk diterjang peluru dan kena ranjau.

Sementara si Ibu Kader Nasdem itu kukunya saja tidak pernah patah apalagi menggadaikan nyawa demi Indonesia.
Apakah masih normal manusia borjong yang satu itu mempertanyakan jasa seorang Prabowo Subianto untuk Indonesia?

Sekarang disisa usia Pak Prabowo, diantara duduk tahiyat akhir beliau yang tidak akan pernah bisa lagi sempurna.
Beliau berusaha memberikan bakti terakhir untuk negeri ini.

Beliau tahu Sang Garuda sekarang terluka karena dibelit beberapa naga yang dibantu pejabat-pejabat bermental serigala.
Kekayaan Nusantara mereka bagi-bagi sendiri sedangkan rakyat jelata hanya jadi penonton sambil menahan lapar.

Parabowo Subianto tidak akan diam.
Saya juga tidak akan diam dan akan tegak mendampingi Prabowo Subianto
Kami akan sama-sama berjuang karena kami sama-sama percaya, andai negara ini dikelola dengan benar tidak akan ada lagi rakyat yang melarat apalagi mati karena kelaparan.
Baca selengkapnya

Sunday, 12 August 2018

Lagi-lagi Mempermasalahkan Surat Yasinq

Lagi-lagi Mempermasalahkan Surat Yasin

Saya tidak sedang 'melawan' sosok yang saya hormati di gambar ini, Buya Hamka. Saya juga tidak sedang berpolemik dengan gambar Ormas Islam yang berada dalam poster ini. Sebab saya dan Muhammadiyah sudah banyak bermitra di berbagai instansi, MUI, FKUB dan Dinas Sosial. Tetapi saya hanya membela Amaliah kami. Semestinya biarkan keyakinan Buya Hamka masalah Yasin ini dijadikan pegangan internal di antara pengikutnya.



Sebab di zaman Medsos yang penuh fitnah ini jika tidak segera diklarifikasi maka akan dianggap sebuah kebenaran sepihak, karena pihak yang lain diam. Tulisan ini akan menjelaskan kedudukan 2 pendapat. Silahkan nanti anda memilih. Mengamalkan atau tidak. Yang penting jangan menyalahkan.

1. Membaca Yasin untuk orang yang sudah wafat tidak ada yang sah dari ajaran Nabi.

Jawaban: Jika yang dimaksud adalah tidak Sahih, penjelasannya ada di no 2 nanti. Jika yang dimaksud bukan dari ajaran Nabi, maka jawabannya adalah membaca Yasin merupakan ijtihad ulama dari hadis berikut:

عَنْ مَعْقِلِ بْنِ يَسَارٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ اَلنَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اقْرَؤُوا عَلَى مَوْتَاكُمْ يس رَوَاهُ أَبُو دَاوُدَ وَالنَّسَائِيُّ وَصَحَّحَهُ ابْنُ حبان

"Dari Ma'qil bin Yasar bahwa Rasulullah Saw bersabda: 'Bacalah surat Yasin di dekat orang-orang yang meninggal.' Ibnu Hajar berkata: Diriwayatkan oleh Abu Dawud, al-Nasa'i dan disahihkan oleh Ibnu Hibban" (Hadis ini juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad No 20316, Abu Dawud No 3121, Ibnu Majah No 1448, al-Thabrani No 510, al-Hakim No 2074, al-Baihaqi No 6392, al-Thayalisi No 931, Ibnu Abi Syaibah No 10853 dan al-Nasa'i dalam al-Sunan al-Kubra)

Difatwakan Oleh Ulama

Membaca Yasin untuk orang yang akan wafat atau sesudahnya berdasarkan fatwa beberapa ulama, diantaranya adalah kakeknya Ibnu Taimiyah:

وَمِنْ ذَلِكَ مَا قَالَهُ الْمَجْدُ فِي قَوْلِهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ { اقْرَءُوا يس عَلَى مَوْتَاكُمْ } يَشْمَلُ الْمُحْتَضَرَ وَالْمَيِّتَ قَبْلَ الدَّفْنِ وَبَعْدَهُ ، فَبَعْدَ الْمَوْتِ حَقِيقَةٌ ، وَقَبْلَهُ مَجَازٌ . (شرح الكوكب المنير  -

“Diantaranya adalah yang telah dikatakan oleh al-Majdu (Majduddin Abdus Salam at-Taimiyah, kakek Syaikh Ibnu Taimiyah) tentang hadis: “Bacakanlah Yasin di dekat orang-orang mati diantara kalian” [Abu Dawud, Disahihkan Ibnu Hibban]Hal ini mencakup orang yang akan mati, maupun orang mati, baik yang belum dikubur dan yang sudah dikubur. Maka yang setelah kematian adalah hakikat, yang sebelum mati adalah majaz” (Syaikh Ibnu Najjar, al-Kaukab al-Munir 2/122)

2. Hadis Anjuran Membaca Surat Yasin Di Dekat Orang Yang Akan Wafat adalah Dlaif.

Kedlaifannya adalah:

ﻭﺃﻋﻠﻪ اﺑﻦ اﻟﻘﻄﺎﻥ ﺑﺎﻻﺿﻄﺮاﺏ ﻭﺑﺎﻟﻮﻗﻒ، ﻭﺑﺠﻬﺎﻟﺔ ﺣﺎﻝ ﺃﺑﻲ ﻋﺜﻤﺎﻥ ﻭﺃﺑﻴﻪ

Ibnu Qathan memberikan 2 alasan kedlaifannya, karena sanadnya mudltharib, statusnya mauquf dan kemajhulan keadaan Abu Utsman dan bapaknya

ﻗﺎﻝ اﻟﺪاﺭﻗﻄﻨﻲ ﻫﺬا ﺣﺪﻳﺚ ﺿﻌﻴﻒ اﻹﺳﻨﺎﺩ، ﻣﺠﻬﻮﻝ اﻟﻤﺘﻦ، ﻭﻻ ﻳﺼﺢ ﻓﻲ اﻟﺒﺎﺏ ﺣﺪﻳﺚ.

Ad-Daraquthni mengatakan: Hadis ini sanadnya dlaif, matannya tidak diketahui. Tidak ada 1 hadispun yang sahih dalam Bab ini (at-Talkhish al-Habir 2/213)

Namun ternyata membaca Yasin di dekat orang yang akan wafat sudah diamalkan oleh beberapa Sahabat Nabi shalallahu alaihi wasallam:

صَفْوَانُ حَدَّثَنِى الْمَشْيَخَةُ أَنَّهُمْ حَضَرُوا عِنْدَ غُضَيْفِ بْنِ الْحَارِثِ الثُّمَالِىِّ حِينَ اشْتَدَّ سَوْقُهُ فَقَالَ هَلْ مِنْكُمْ أَحَدٌ يَقْرَأُ يس قَالَ فَقَرَأَهَا صَالِحُ بْنُ شُرَيْحٍ السَّكُونِىُّ فَلَمَّا بَلَغَ أَرْبَعِينَ مِنْهَا قُبِضَ. قَالَ وَكَانَ الْمَشْيَخَةُ يَقُولُونَ إِذَا قُرِئَتْ عِنْدَ الْمَيِّتِ خُفِّفَ عَنْهُ بِهَا. قَالَ صَفْوَانُ وَقَرَأَهَا عِيسَى بْنُ الْمُعْتَمِرِ عِنْدَ ابْنِ مَعْبَدٍ.

Shafwan berkata: “Shaleh bin Syuraih membacakan Yasin di dekat Ghudlaif al-Gathafani. Isa bin Mu’tamir juga membacakan Yasin di dekat Ibnu Ma’bad. Para Guru berkata: Jika Surat Yasin dibacakan di dekat orang yang akan mati, maka akan ringan keluarnya ruh” (HR Ahmad)

Penilaian ulama Salafi, Syekh Syuaib Al-Arnauth:

ﺃﺛﺮ ﺇﺳﻨﺎﺩﻩ ﺣﺴﻦ، ﻭﺇﺑﻬﺎﻡ اﻟﻤﺸﻴﺨﺔ ﻻ ﻳﻀﺮ، ﻛﻤﺎ ﺑﻴﻨﺎ ﻓﻲ ﺭﻭاﻳﺔ ﺃﺑﻲ ﺳﻌﻴﺪ اﻟﺨﺪﺭﻱ اﻟﺴﺎﻟﻔﺔ ﺑﺮﻗﻢ (11737) . ﻭﺣﺴﻦ ﺇﺳﻨﺎﺩﻩ اﻟﺤﺎﻓﻆ ﻓﻲ "اﻹﺻﺎﺑﺔ" (ﺗﺮﺟﻤﺔ ﻏﻀﻴﻒ) ، ﻭﺑﺎﻗﻲ ﺭﺟﺎﻝ اﻹﺳﻨﺎﺩ ﺛﻘﺎﺕ ﺭﺟﺎﻝ اﻟﺼﺤﻴﺢ ﻏﻴﺮ ﻏﻀﻴﻒ ﻓﺮﻭاﻳﺘﻪ ﻋﻨﺪ ﺃﺻﺤﺎﺏ اﻟﺴﻨﻦ ﻣﺎ ﻋﺪا اﻟﺘﺮﻣﺬﻱ.

Sanad Atsar ini adalah Hasan. Tidak disebutkan nama para Guru tidak berpengaruh, seperti yang kami terangkan dalam riwayat Abu Sa'id Al Khudri yang terdahulu (no 11737). Al Hafidz Ibnu Hajar menilai sanad ini Hasan dalam kitab Al-Ishabah (biografi Ghudlaif). Para perawi lainnya adalah terpercaya para perawi hadis sahih selain Ghudlaif. Periwayatannya terdapat dalam kitab As-Sunan kecuali Tirmidzi (Musnad Ahmad  28/172)

Kesimpulannya: Membaca Surat Yasin untuk orang yang akan wafat atau sesudahnya adalah masalah ijtihad. Dalil hadisnya menjadi khilafiyah para ulama. Namun ada juga yang mengamalkan karena telah dilakukan oleh sebagian Sahabat Nabi shalallahu alaihi wasallam.

Ma'ruf Khozin, Pengasuh Rubrik Kajian Aswaja Majalah NU AULA
Baca selengkapnya

Saturday, 11 August 2018

Perlu diketahui, Raja dan Pangeran ada dalam darah PRABOWO SUBIANTO dan SANDIAGA SALAHUDIN UNO

*SILSILAH PRABOWO SUBIANTO dan SANDIAGA SALAHUDIN UNO*

PILPRES HARUS TAHU calon yang akan dipilih karena hal itu sangat penting untuk Indonesia.


SILSILAH PRABOWO SUBIANTO sebagai berikut:*

1. PRABOWO SUBIANTO
2. Soemitro Djojohadikusumo
3. Raden Mas Margono Djojohadikusumo
4. Raden Tumenggung Mangkuprojo
5. Raden Kartoatmojo
6. Raden Muhammad
7. Raden Tumenggung Kertanegara IV (Raden Tumenggung Banyakwide)- Panglima Laskar Diponegoro Wilayah Gowong Kedu
8. Raden Tumenggung Kertanegara III
9. Raden Tumenggung Kertanegara II
10. Raden Tumenggung Mangkuprodjo I (Patih Ndalem Kertasura)- Membangun Masjid Sokotunggal Kebumen 1722
11. Ngabehi Kertoyudho
12. Ngabehi Banyakwide (Kliwon Banyumas)
13. Raden Tumenggung Mertoyudo - Adipati Banyumas ke 4 (1620-1650)
14. Ngabehi Kalidetuk / Mertosuro II - Adipati Banyumas ke 3 (1601 - 1620)
15. Ngabehi Djanah / Mertosuro I - Adipati Banyumas ke 2 (1583 - 1600)
16. Raden Banyak Kumara - Adipati Mrapat / Banyumas ke 1 (1582 - 1583)
17. Raden Haryo Baribin, Putra Brawijaya IV dari istri Putri Pajang. Bersama Raden Angkawijaya / Alit -- saudara laki lakinya memimpin bersama di Majapahit dengan sebutan Ratu Kembar Brawijaya V
18. SRI TANJUNG RAJA MAJAPAHIT - BRAWIJAYA IV
Sedangkan garis silsilah TIDAK LANGSUNG atau melalui garis ibu ketika kakeknya Raden Tumenggung Mangkuprojo (Majapahit) menikah dengan neneknya Raden Ayu Djojoatmojo (Mataram Islam) dan dihitung dari bapak neneknya ini maka urutannya adalah:
4.a. Raden Ayu Djojoatmojo
4.b. R.M.T.A.A Djojodiningrat, Istri : K.P.A Ng Djojokoesoemo
4.c. Bendoro Pangeran Haryo Kertosono/Murdaningrat
4.e. Sri Sultan Hamengkubuwono II
4.f. Sri Sultan Hamengkubuwono I/Pangeran Haryo Mangkubumi/Raden Mas Sujono
4.g. Prabu Amangkurat IV (Mangkurat Jawi)/Raden Mas Suryaputra
4.h. Sinuhun Pakubuwono 1 (Pangeran Puger)
4.i. Sunan Prabu Amangkurat Agung/ Susuhunan Ing Alega (Raden Mas Sayidin)
4.j. SULTAN AGUNG - Sultan Mataram 1613-1645
Jadi, memang garis darah pemimpin itu tidak bisa benar-benar hilang. Tidak menipu dan tentu saja, ini adalah beban masa lalu sekaligus takdir tugas masa depan Prabowo Subianto untuk mengembalikan kejayaan negerinya dan leluhurnya lagi yang harus dijalani. Apa pun derita dan bahagianya.
Salam Indonesia Raya,

*SILSILAH SANDDIAGA SALAHUDIN UNO*

Keturunan Raja Amai Pendiri Masjid Hunto Gorontalo

Pada tahun 1495, Kerajaan Palasa (Sulawesi Tengah), kedatangan rombongan yang dipimpin Raja Amai dari Kerajaan Hulonthalangi. Tamu dari kerajaan tetangga ini, bertujuan untuk melamar Puteri Raja Palasa, yang bernama Owutango.

Puteri Owutango ternyata menerima lamaran ini, dengan persyaratan mempelai pria yaitu Raja Amai, beserta seluruh keluarganya harus menganut agama Islam.

Selain itu, ia juga meminta kepada Raja Amai menjadikan penduduk Kerajaan Hulonthalangi menjadi penganut agama Islam sepenuhnya, dimana semua semua adat bersumber pada Al-Qur’an.

Raja Amai menyetujui persyaratan tersebut, bahkan sebuah masjid didirikan oleh Sang Raja, sebagai hadiah pernikahan. Masjid tersebut sampai sekarang masih berdiri, dikenal dengan nama Masjid Hunto Gorontalo.

Silsilah Keluarga Sandiaga Uno

Raja Amai dikalangan pemerhati sejarah, dikenal sebagai Penguasa Muslim pertama di daerah Gorontalo. Jejak Raja Amai mendirikan tempat ibadah, ternyata diikuti juga oleh anak keturunannya, yaitu Raja Botutihe.

Raja Batutihe yang merupakan Raja ke-10 Kerajaan Gorontalo, mendirikan Masjid Agung Baiturrahim, pada tahun 1728 M.

Berdasarkan silsilah keluarga Uno, Raja Batutihe (Sultan Batutihe), memiliki putera bernama Imam Podeita. Imam Podeita memiliki putera bernama Bila. Bila memiliki putera bernama Unonongo.

Unonongo memiliki putera bernama Uno atau yang dikenal sebagai Mufti Guru Uno. Melalui Multi Guru Uno inilah, asal dari marga Uno di Gorontalo, dimana salah seorang keluarga dari marga ini adalah Razif Halik Uno (Henk Uno), yang merupakan ayah dari pengusaha muda nasional Sandiaga Uno.
Baca selengkapnya

Wednesday, 25 July 2018

Seperti *Harum Kasturi* Beginilah Kinclongnya Kali Juanda-Jakarta ditangan Anies-Sandi!

Suasana kali Jl. Juanda-Jakarta Pusat bersih. Ngga seperti Kali Item saat diwariskan Ahok-Jarot kepada Anies-Sandi. 

Oleh : Zeng Wei Jian
Berikut kesaksian tokoh dan aktivis Tionghoa terkait kemajuan Jakarta dalam tata kelola sungai oleh Gubernur Anies Baswedan dan Sandi.

Tadi waktu saya potret, kok seperti ada wangi-wangi harum gitu. Saya dekatkan hidung saya ke sungai. Iya lho, makin harum. Seperti minyak kesturi. Eehh muke gile, ternyata mobil pabrik parfum lewat. Ya ampun. Tapi suer bersih. Liat fotonya. 

By: Foto Zeng Wei Jian

Heran kalo ada yang bilang Jakarta rusak di tangan Anies-Sandi. Kalo bukan Ahoker sakit ati, pasti dia sedang nyebong. Orang-orang resah ini bangga disebut "cebong" (binatang air). Pasti mereka lupa minum baygon sebelum tidur.
Baca selengkapnya

Beberapa Alasan Mengapa Harus mencintai dan jangan Membenci Habib Dr. Muhammad Rizieq Syihab, LC. MA,., DPMMS

Mengapa HARUS MENCINTAI HABIB RIZIEQ SYIHAB!

Menurut saya:
Diantaranya adalah "HABIBANA RIZIEQ SYIHAB HAFIZDOHULLOHU TA'ALA WARO'AH"
Dengan beberapa alasan, diantaranya:


1: Beliau adalah keturunan Kanjeng Nabi MUHAMMAD Saw.
رُوِيَ اَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قال: أَحِبُّوا اللَّهَ لِمَا يَغْذُوكُمْ مِنْ نِعَمِهِ وَأَحِبُّونِى لحُبِّ اللَّهِ وَأَحِبُّوا أَهْلَ بَيْتِى لِحُبِّى,
Diriwayatkan sesungguhnya Kanjeng Nabi saw Bersabda:
Cintailah Alloh krn DIA-lah yang memberi kalian semua kenikmatan, dan cintailah Aku krn kecintaan Alloh kepadaku, dan cintailah keluargaku (termasuk anak2 cucunya) karena kecintaanku.

2: Beliau (In sya Alloh) adalah termasuk dari sebaik2nya Ummat Kanjeng Nabi saw, Oleh karena beliau Amar ma'ruf dan Nahi munkar (mangajak ke kebaikan dan mencegah kemunkaran).
Alloh swt berfirman:
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ ۗ
Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. (Al Imron 110)

3: Beliau Ulama'
Alloh Swt berfirman:
يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Kanjeng Nabi saw bersabda:
خِيَارُ أُمَّتِيْ عُلَمَاؤُهَا...

Orang yg terpilih dari Ummatku adalah para Ulama'nya.
*****
فَوَاللّٰهِ الَّذِيْ لَااِلٰهَ غَيْرُهٗ:
لَايُحِبُّهٗ اِلَّا مُؤْمِنٌ، ولَايُبْغِضُهٗ اِلَّا مُنَافِقٌ وَكَافِرٌ،
Maka demi Alloh Yang mana tiada tuhan melaikan Dia... Tidaklah cinta kepada beliau kecuali orang2 yg beriman, dan tidaklah benci kepda beliau kecuali orang2 Munafiq dan kafir.
Baca selengkapnya

Telak!! Team Relawan jokowi dipelonco di majelisnya Habib Abubakar bib Hasan Al Attas Depok

*Team Relawan jokowi dipelonco di majelisnya Habib Abubakar bib Hasan Al Attas Depok*

Minggu sore, seperti biasanya saya ikut mengaji ke Habib Abu Bakar bin Hasan Alatas, di Tanah Baru, Depok, ketika sampai tiba di majelis, saya agak kaget, karena ada rombongan 16 orang lagi bertamu dengan dikawal polisi bersenjata lengkap, rupanya rombongan tersebut adalah *relawan jokowi (Rejo)*. Namun di tempat yang sama (diam-diam) ada tamu istinewa yakni menantu Habib Rizieq yakni Habib Hanif Alatas Lc.

Habib Abu Bakar selaku sohibul majelis berusaha bersikap netral dan memberi kesempatan kepada Relawan Jokowi untuk mememberi sambutan, dan juga memberi kesempatan kepada menantu Habib Rizieq untuk berceramah


1) H. Darmizal selaku ketua umum Relawan Jokowi memberi sambutan sambil mengkapanyekan Jokowi, namun selalu disorakin jamaah yang hadir. Setiap menyebut nama Jokowi selalu diteriakin uuuuu... bergemuruh.


2). Giliran Habib Hanif Alatas (menantu Habib Rizieq) memberikan ceramah dengan gaya mirip mertuanya, dengan sesekali diselingi bertakbir, para jamaahpun menyambut dengan gegap gempita.... Allah Akbar....! Hbb. Hanif menyampaikan kutipan dari kitab Ihya Ulumuddin, Imam al-Ghazali: bahwa rusaknya masyarakat akibat daripada dzalimnya para penguasa, rusak dan dzalimnya penguasa adalah akibat para ulama yang rusak aqidah dan akhlaqnya, yakni ulama suu' yang _imanuhum biamflopihin_ (imannya tergantung amplop). Hadirinpun... bergemuruh riuh bertakbir.


Sementara para anggota relawan jokowi mukanya merah dan pucat pasi, kebetulan juga ada tiga ulam dan kyai yang ikut rombongan relawan jokowi (jadi jongos) mukanya jadi ikut pucat pasi.

Kemudian untuk mencairkan suasana yang panas, Habib Abu Bakar nenyuruh pembacaan qasidah.

Habib Abu Bakar menyampaikan kesimpulan sekaligus berpesan di hadapan rombongan Relawan Jokowi, bahwa umat Islam sudah tidak nenghendaki Jokowi lagi, tolong sampaikan ke pak Jokowi (sambil memandang ke team Rejo) mulai sekarang tolong pak Jokowi membersihkan orang-orang di sekitarnya, jangan tunggu 2019. Terutama pak Luhut, saya mohon diberhentikan.

Setelah suasana benar-benar tenang, Habib Abu Bakar melanjutkan ta'limnya membuka kitab tasawuf _Minhajus-Sawiyah_ karya Habib Zein bin Ibrahim bin Smith.

Selengkapnya


Baca selengkapnya
loading...